Olahraga

Komite Banding PSSI Jember Tolak Keberatan terhadap Pencalonan Try Sandi

Ketua Komite Banding Askab PSSI Jember Yayak Bahaluan. [foto: Oryza A. Wirawan]

Jember (beritajatim.com) – Komite Banding menolak dua surat keberatan terhadap pencalonan politisi Partai Demokrat Try Sandi Apriana menjadi ketua Asosiasi Sepak Bola PSSI Kabupaten (Askab) Jember, Jawa Timur, dalam musyawarah pemilihan akhir Mei 2021.

Surat yang dikirimkan Ardi Pujo Prabowo, salah satu calon ketua askab yang juga politisi Partai Gerindra, dan Syaiful Bahri yang mengatasnamakan klub sepak bola Putra Sukorejo memandang Try Sandi tidak memenuhi syarat pengalaman lima tahun sebagaimana disebutkan statuta dalam pasal 34 ayat 4. Sementara itu, Sandi sendiri mengantongi surat bukti keterlibatan sepak bola dari klub Garempung.

Namun Komite Banding punya pertimbangan lain dan mengabaikan surat keberatan itu. “Kami menyatakan tidak ada banding. Semua calon dinyatakan lolos oleh Komite Pemilihan,” kata Ketua Komite Banding Askab PSSI Jember Yayak Bahaluan, Rabu (5/5/2021).

Dua surat itu diabaikan, menurut Yayak, karena alamat pengiriman tidak pada tempatnya. “Sementara surat Pak Syaiful mengatasnamakan klub. Seharusnya (yang mengirimkan) adalah calon yang dirugikan. Sementara surat Pak Ardi bukan mengajukan banding, tapi merupakan koreksi pada calon lain. Itu tidak bisa, karena tak ada dalam statuta,” katanya.

Sementara itu, Syaiful Bahri menyebut penolakan tersebut adalah hak Komite Banding. “Yang penting saya sudah mengajukan seperti itu, karena saya ini pemain bola, tahu bola, saya tahu orang-orang yang aktif siapa. Saya tidak akan melebar ke yang lain,” katanya.

Setelah banding ditolak, Syaiful bersiap menempuh jalur hukum. “Kalau saya harus tempuh jalur hukum, kenapa tidak? Ini kan pembohongan. Saya tidak ingin induk organisasi apapun itu ada kecurangan dan tidak transparan,” katanya. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar