Iklan Banner Sukun
Olahraga

Kisah Edouard Mendy: Nyaris Pensiun Umur 24, Jadi Kiper Terbaik Dunia Pada Usia Umur 28

Edouard Mendy. (Sumber Foto: Tangkapan Layar Instagram @edou_mendy)

Surabaya (beritajatim.com) – Daftar pemain terbaik resmi dari FIFA di tahun ini sudah diumumkan. Salah satu pemenangnya adalah Edouard Mendy, kiper Chelsea yang menyabet gelar kiper terbaik untuk tahun 2021.

Hal ini membuat Mendy sebagai kiper Afrika pertama yang memperoleh gelar Kiper Terbaik Dunia. Tahun lalu Mendy berhasil mengantarkan klubnya juara Liga Champions Eropa.

Mendy juga berpenampilan sangat impresif di bawah mistar gawang Chelsea. Sang kiper punya karir yang tergolong unik di usia yang masih 28 tahun.

Bahkan, beberapa tahun sebelumnya, Edouard Mendy hampir memilih pensiun di sepakbola dan jadi pengangguran. Pada usia 23 tahun, Mendy bukanlah pemain yang sudah digadang-gadang jadi pemain terbaik atau sukses sejak usia awal.

Ia pun harus menganggur karena dilepas oleh tim FC Cherbourg hingga berpikir untuk pensiun dini saja. Kondisi hidupnya yang sedang tidak menentu ditambah dengan pasangannya yang sedang hamil. Mendy lalu mengambil tunjangan pengangguran hingga mencari kerja paruh waktu.

“Saya harus menerima tunjangan pengangguran pada saat itu sehingga saya dapat mengabdikan diri sepenuhnya pada sepak bola. Itu sangat sulit dan juga pasangan saya mengharapkan bayi pertama kami,” ungkap Mendy dilansir dari allAfrica.com

Seolah berkebalikan, beberapa bulan setelahnya Mendy berhasil trial di Marseille. Mendy memiliki kesempatan untuk pergi ke Marseille dan diberi uji coba di sana.

“Untungnya bagi saya itu berhasil, dan ketika itu terjadi rasanya sangat melegakan bagi saya. Karena satu tahun untuk pergi tanpa sepak bola adalah waktu yang sangat lama,” sambungnya.

Sebelum berhasil masuk tim B Marseille, dia sempat kembali ke tim lamanya, Le Havre untuk berlatih tanpa dibayar selama 1 tahun.

Kesempatan di Marseille B ini yang membuatnya berhasil kembali ke dunia sepakbola dan menunjukan kemampuannya ke tim lain di divisi 2 Liga Prancis.

Mendy akhirnya dilirik oleh Reims hingga pada musim 2017/2018, ia berhasil membawa Reims menjuarai ligue 2 dan promosi ke ligue 1. Rekornya cukup baik, dari 34 pertandingan ia hanya kebobolan 24 gol.

Catatan itu membuat Edouard Mendy dilirik oleh Rennes, yang menjadi tempat bersinar dan dilirik banyak klub eropa. Setelah itu, karir semakin cekatan saat menjadi kiper utama Chelsea dan timnas Senegal. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar