Olahraga

Ketua Yayasan Persid Jember Salahkan Pemain dan Oknum Suporter

Jember (beritajatim.com) – Ketua Yayasan Persid Jember Sunardi menyesalkan insiden keributan antara pemain Jerry Rivan Perdana dengan oknum suporter dari Berni (Jember Brani), saat pertandingan tandang klub itu melawan PSIL, di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (25/8/2019).

“Sebetulnya mereka sama-sama salah. Pertama, suporter turun ke lapangan. Itu jelas salah. Sedangkan Jerry kesalahannya ya mungkin menyampaikan seperti itu (tidak butuh penonton), itu juga salah,” kata Sunardi, di Kabupaten Jember, Rabu (28/8/2019).

Insiden terjadi saat Persid tertinggal 0-1 dari PSIL. Salah satu pemain PSIL Lumajang mengoperkan bola ke kiper (back pass). Penjaga gawang PSIL Lutfi Masrohan Mutohar kemudian menangkap bola itu. Di sinilah persoalan muncul. Wasit asal Banyuwangi, Chairul Umam, tidak memberikan hukuman tendangan bebas tidak langsung dalam kotak penalti PSIL untuk Persid. Sementara Berni, kelompok suporter pendukung Persid, menganggap wasit seharusnya menjatuhkan hukuman.

Salah satu suporter menerobos lapangan untuk melakukan protes. Kesalahpahaman terjadi. Muche Muhammad, capo Curva Sud Berni mengatakan, suporter sebenarnya hendak memprotes wasit. Namun oknum suporter itu justru berhadapan dengan Jerry. Jerry mencekik leher suporter. Lalu Jerry bicara: pemain tidak butuh suporter, kata Muche.

Namun, menurut pelatih Achmad Jainuri, Jerry sebenarnya bermaksud melindungi pemain belakang Persid Ari Wijayanto. Jerry mengira suporter akan menyerang Ari. Jerry membantu Ari. Jerry memang salah ngomong: gak usah suporter-suporteran wis. Nah, suporter tersinggung, katanya.

Sunardi menempatkan diri di tengah. “Kemarin sudah selesai, sudah saling memaafkan. Tapi sepertinya pihak suporter sendiri memeruncing masalah, mau boikot. Sebagai ketua yayasan, saya menyerukan agar kita bersatu dan ramai-ramai nonton, menjadi suporter yang baik,” katanya.

Insiden itu memang berbuntut panjang. Berni akan memboikot semua laga Persid dalam kompetisi sepak bola Liga 3 tahun ini. Martabat Berni tidak boleh diremehkan oleh siapapun. Berni adalah identitas, kata Ketua Umum Berni Agus Rizki. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar