Olahraga

Kembalikan Barometer Tinju Nasional Dengan Gelaran Malang Super Fight

Malang (beritajatim.com) – Wali Kota Malang Sutiaji ingin mengembalikan Kota Malang sebagai barometer tinju nasional, salah satunya dengan menggelar Malang Super Fight (MSF) ke-26. Ajang ini sebagai tempat penyaluran atlet dari puluhan sasana tinju yang ada di Kota Malang.

“Bumi Arema era tahun 70 sampai 80an gudangnya olahraga tinju Nasional. Banyak sasana tinju berdiri hingga sekarang. Maka dihelatlah gelaran tinju berskala dunia,” kata Sutiaji, Kamis, (28/3/2019).

Gelaran Malang Super Fight dilakukan dalam rangkaian Ulang Tahun ke-150 Kota Malang, pada 1 April mendatang. Ia berharap kehadiran petinju internasional dan petinju dari berbagai daerah di Tanah Air mampu mendongkrak perekonomian Kota Malang.

“Otomatis efek domino nanti banyak yang datang ke sini. Nginap di hotel, usaha kuliner dan oleh -oleh juga untung. Gelaran ini diharapkan membawa manfaat dan keberkahan warga Kota Malang,” papar Sutiaji.

Ketua Panitia MSF ke-26 Ade Herawanto menambahkan, gelaran tinju dunia ini diharapkan mampu meningkatkan Kota Malang sebagai barometer tinju, baik kelas amatir maupun profesional. Ia ingin membangun kembali ikon Malang sebagai Kota Tinju.

“Mohon maaf apabila selama penyelenggaraan ini membuat tidak nyaman warga Kota Malang. Karena ring tinju kita taruh di atas jalan bundaran tugu yang menungkin menggangu lalu lintas,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar