Iklan Banner Sukun
Olahraga

Kalah dari Persija, Pelatih Persela: Masih Kurang Kreasi

Juru taktik Persela Lamongan Iwan Setiawan saat konferensi pers usai pertandingan BRI Liga 1, Jumat (24/9/2021)

Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan takluk oleh Persija Jakarta dengan skor 1-2 pada pekan keempat Liga 1 musim 2021-2022, di Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, Jumat (24/9/2021) malam.

Pertandingan kali ini merupakan kemenangan perdana bagi Persija. Alhasil, Persija naik ke peringkat 6 klasemen Liga 1, dan mengantongi 6 poin dari 4 laga, setara dengan Persita Tangerang yang saat ini berada di peringkat ke-7.

Sedangkan, Persela yang kalah dari Persija harus mendekam di peringkat ke-13 klasemen Liga 1. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu baru memetik 3 poin dari 4 pertandingan yang dilakoni, setara dengan Persiraja Banda Aceh dan Persebaya Surabaya. Namun, Persela unggul hanya selisih gol atas kedua klub tersebut.

Dalam laga tadi malam, diketahui bahwa 2 gol Persija dicetak oleh Marko Simic pada menit 21′ dan  Alfriyanto Nico pada menit 46′. Sementara itu, satu gol dari Persela Lamongan diperoleh lewat gol indah Ivan Carlos pada menit 63′.

Meski Persija menjalani laga ini dengan kondisi tanpa kekuatan penuh lantaran beberapa pemain pentingnya mengalami cedera. Namun, Macan Kemayoran masih tetap mampu menunjukkan performa terbaiknya dan mendominasi jalannya laga.

Jalannya Pertandingan

Di babak pertama, dengan mengandalkan Marko Simic di lini depan, Persija terus memberikan serangan ke lini pertahanan Persela. Serangan demi serangan yang dilancarkan tersebut akhirnya berbuah manis. Kiper Persela Dwi Kuswanto  melakukan blunder pada menit 19′ karena melanggar pemain Persija Osvaldo Haay.

Sehubungan dengan hal tersebut, Wasit segera menunjuk titik putih dan mengganjar Dwi Kus dengan kartu kuning. Marko Simic selaku algojo berhasil menjalankan tugasnya, tendangan datarnya tak bisa dihalau oleh Dwi Kus. Keunggulan 1-0 untuk Persija pun bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, tim Macan Kemayoran pun masih mendominasi. Terbukti Persija kembali unggul melalui Alfriyanto Nico pada menit 46′. Umpan silang Marco Motta yang disundul Simic mengarah tepat ke posisi Nico, sontekan yang dilakukan pemain 18 tahun ini berhasil merobek gawang Persela.

Sebenarnya Persela sempat mendapat kesempatan emas melalui Ahmad Bustomi pada menit 48′. Namun, tendangan bebas Bustomi masih membentur mistar gawang. Persela baru bisa memperkecil skor melalui Ivan Carlos pada menit 63′. Tandukan Ivan Carlos membobol gawang yang dijaga oleh Adixi Lenzivio.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Persela gagal menyamakan kedudukan setelah melewatkan sederet peluang yang dimilikinya. Tak ada lagi gol tambahan yang tercipta dari kedua tim.

Tanggapan Pelatih Persela 

Menurut juru taktik Persela, Iwan Setiawan, pertandingan kali ini merupakan salah satu pertandingan terbaik sepanjang yang sudah dijalani tim Laskar Joko Tingkir di liga 1 2021-2022. Iwan berharap, laga kontra Persija ini bisa menjadi pelajaran yang berharga bagi anak asuhnya.

” Saya ucapkan selamat kepada Persija Jakarta. Saya lihat performanya sangat baik, berbeda dari 3 pertandingan sebelumnya. Seperti yang saya bilang, Persija banyak dihuni oleh pemain bintang dan punya skil di atas rata-rata,” ungkap pelatih asal Medan itu dalam post match press conference.

Kendati demikian, Iwan juga mengapresiasi kepada para pemainnya atas kerja keras dan upaya yang sudah dilakukan selama pertandingan. “Saya juga memberi apresiasi kepada tim kami, walaupun kalah, tapi saya cukup puas dengan pertandingan kali ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, pelatih berusia 63 tahun tersebut membeberkan, bahwa pihaknya akan menjadikan kekalahan yang ditelan Persela ini sebagai bahan evaluasi. Ke depan, Iwan juga akan berkomitmen untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang sudah dialami oleh timnya.

“Kembali kami melakukan kesalahan, ada momen yang mana kami memiliki celah, sehingga lawan berhasil mencuri gol. Evaluasinya sama seperti yang pernah saya katakan, bahwa kita harus tetap hati-hati, karena kita bermain di top level. Tetap konsentrasi, jangan terlena dengan atmosfir pertandingan,” terangnya.

Tak hanya itu, Iwan menambahkan, bahwa faktor lain penyebab kekalahan timnya adalah karena para pemain muda Persela kurang bisa memanfaatkan peluang demi peluang yang didapat. Serta minimnya kreasi yang dibutuhkan dalam menjebol lini pertahanan.

“Kita akan memperbaiki sisa 2 pertandingan yang akan kita jalani. Selanjutnya kita akan menghadapi Persiraja Banda Aceh dan Arema FC. Tentu yang kita kejar adalah kita akan berusaha mencuri poin maksimal dalam 2 laga sisa tersebut,” pungkasnya.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar