Iklan Banner Sukun
Olahraga

Porprov VII Jatim

Kalah 0-3 dari Malang, Tim Sepak Bola Wanita Jember Gagal ke Semifinal

Tim sepak bola Kota Malang (putih) mengalahkan Jember 3-0, di Stadion Notohadinegoro, Jember, dalam penyisihan Grup A Porprov Jatim, Rabu (22/6/2022).

Jember (beritajatim.com) – Tim sepak bola wanita Kabupaten Jember akhirnya gagal lolos ke semifinal Pekan Olahraga Provinsi VII Jawa Timur. Jember harus menyerah 0-3 (0-1) di tangan Kota Malang, dalam pertandingan di kandang sendiri Stadion Notohadinegoro, Rabu (22/6/2022).

Tiga gol Kota Malang dicetak Nava Rina Fatmawati Ningrum pada menit 26, Intan Nurfaidah pada menit 51, dan Naila Rifdah pada menit 56. Dengan demikian Jember menduduki peringkat 3 klasemen sementara Grup A dengan nilai nol.

Gresik juga belum mengantongi nilai sama sekali. Namun selisih gol yang dikemas Jember lebih baik 1-8 dibandingkan 0-23. Kendati menang atas Gresik kelak, poin yang diraih Jember tak akan mencukupi untuk lolos ke semifinal. Dua posisi teratas Grup A sudah diklaim Kota Malang dan Banyuwangi.

Kendati kalah, pelatih Jember Denny Ariyanto bangga dengan permainan anak-anak asuhnya. “Saya sangat puas. Anak-anak bisa menjalankan instruksi, meski hasilnya mengecewakan,” katanya, usai pertandingan.

Sejak awal, Denny sudah menginstruksikan anak-anak asuhnya bermain bertahan dan menunggu pemain Malang di paruh lapangan sendiri. Mereka tidak membiarkan para pemain Malang masuk ke zona pertahanan Jember tanpa ada pengawalan dan tekanan.

Denny melatih pertahanan Jember selama dua hari masa istirahat. Hasilnya lumayan bagus. “Sebenarnya pemain Malang sudah frustrasi. Beberapa kali mereka melakukan kesalahan, dan kami siap melakukan counter attack. Ternyata stamina anak-anak belum mampu melakukannya. Tapi minimal anak-anak sudah disiplin dalam menjaga posisi,” katanya.

Gol yang dicetak Nava pada menit 26 membuat permainan anak-anak Jember menurun. Denny sudah menginstruksikan para pemain untuk tak membuat kesalahan di depan kotak penalti. Eksekusi bola mati Malang bisa sangat berbahaya bagi penjaga gawang Jember, Karisma Agustiningtyas, yang baru duduk di bangku SMP.

Postur tubuh Karisma memang tinggi. “Namun refleksnya kurang,” kata Denny.

Kendati pertandingan melawan Gresik tak menentukan, Denny berjanji, anak-anak asuhnya akan tampil maksimal. “Kami akan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Jember. Minimal bisa mencuri kemenangan, karena kami ingin bisa menghibur masyarakat Jember pada partai akhir. Kami akan tampil menyerang saat melawan Gresik,” katanya.

Sementara itu, pelatih Kota Malang Nanang Habibi bersyukur timnya bisa mengalahkan Jember. “Anak-anak tetap konsisten cara mainnya, walau ada yang kurang dalam pengembangan cara bermain. Beda dengan kemarin waktu mengalahkan Gresik,” katanya.

Menurut Nanang, anak asuhnya agak terbebani karena menghadapi tuan rumah. “Banyak suporter yang datang, membuat sedikit terlambat panas. Apalagi kami merotasi pemain. Semua pemain dapat kesempatan. Baru pada saat semifinal kami pastikan memainkan lapis pertama,” katanya. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar