Iklan Banner Sukun
Olahraga

Kalah 0-1 dari PSIS, Inilah PR Persela

Pelatihan Persela Iwan Setiawan didampingi Kapten Tim Dwi Kuswanto dalamPost Match Press Conference, sore tadi.

Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan berhasil ditumbangkan oleh lawannya PSIS Semarang dalam pertandingan pertamanya pada Liga 1 2021 dengan skor tipis 0-1, yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti Cikarang Bekasi, Sabtu (4/8/2021) sore.

Diketahui, gol si mata wayang PSIS Semarang tersebut disarangkan oleh bek kanannya, Riyan Adriansyah, di masa injury time. Dengan gol tunggal tersebut, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini berhasil mengantongi poin penuh.

Saat babak pertama dimulai, sebenarnya Persela telah menunjukkan permainan agresifnya. Sayangnya, dari serangan yang dilancarkan bertubi-tubi tersebut sama sekali tidak menuai peluang emas yang bisa membuahkan gol.

Dari pinggir lapangan, juru taktik Persela Lamongan, Iwan Setiawan tampak berkali-kali mendorong anak asuhnya untuk gencar menyerang. Namun, sejumlah serangan Laskar Joko Tingkir itu berhasil dipatahkan oleh PSIS Semarang.

Di satu sisi, serangan PSIS lebih efektif, hingga beberapa kali memaksa kiper Persela, Dwi Kuswanto keluar dari sarangnya untuk menghalau bola. Meski begitu, hingga di penghujung babak pertama, kedua tim tampak hanya jual beli serangan dan selalu gagal saat merangsek masuk ke daerah lawan untuk melakukan eksekusi.

Sementara pada babak kedua, laga berlangsung dengan relatif monoton, di menit-menit akhir juga makin banyak pelanggaran sampai para pemain kerap jatuh. Akhirnya, Pemain PSIS, Riyan Adriyansah memecah kebuntuan di masa injury time. Ia melakukan satu gerak tipu dan melesatkan bola ke titik yang tak bisa dijangkau oleh Dwi Kuswanto.

Sehubungan dengan hal tersebut, pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan mengucapkan selamat kepada PSIS Semarang atas kemenangan yang diraih dalam pertandingan pertama di Liga 1 ini. Namun, Iwan juga sangat mengapresiasi atas usaha dan kerja keras anak didiknya.

“Yang jelas dalam pertandingan tadi, kami tim pelatih memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pemain, di mana semua tahu, banyak pemain kami yang bermasalah, sehingga tidak bisa kami turunkan dalam pertandingan kali ini,” ungkap Iwan saat Post Match Press Conference, sore tadi.

Lebih jauh, Iwan menyebutkan beberapa masalah dan kendala yang harus dihadapi Persela. “Jujur aja, kami hanya memiliki 3 orang pemain cadangan. Terus ada berita terbaru, yang sebenarnya tidak kami prediksi sebelumnya, bahwa dua pemain asing kami tidak bisa dimainkan karena ada masalah dengan federasi yang harus diselesaikan,” sambung Iwan.

PR Persela Lamongan ke Depan
Terlepas dari kendala yang dialami tersebut, Iwan mengaku, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi para pemain muda Persela yang telah berjuang sampai titik darah penghabisan. Hanya saja, ia membeberkan, bahwa di menit-menit akhir, pemain Persela sedikit lengah hingga harus menelan pil pahit kekalahan tersebut. Bagi Iwan, itu adalah PR yang harus diselesaikan.

“Ini menjadi PR bagi kami, karena dalam beberapa laga ujicoba sebelumnya, kami juga sering loss konsentrasi di menit-menit akhir. Dari awal mungkin semua setuju, sebenarnya tim kami solid, kami membuat compact defense yang sulit ditembus oleh PSIS, kami juga melakukan penyerangan melaui counter attack yang cukup membahayakan, jadi kalau boleh jujur, kami lebih punya banyak peluang dalam pertandingan kali ini,” papar Iwan.

Pelatih asal Medan tersebut menuturkan, bahwa Persela akan bekerja keras untuk membenahi PR tersebut, yakni bagaimana para pemain Persela bisa terus melakukan full konsentrasi sampai wasit meniup peluit terakhirnya. “PR keduanya adalah bagaimana memanfaatkan peluang demi peluang yang didapat untuk menjadi goal,” imbuhnya. [riq/kun]

Adapun Susunan Pemain dari kedua tim yang diturunkan dalam pertandingan tersebut adalah:

PSIS Semarang (4-3-3): 30-Jandia Eka Saputra; 17-M Rio Saputro (Alfreanda Dewangga 47′), 4-Wallace Costa (Wahyu Prasetyo 58′), 11-Pratama Arhan Alif Rifai, 16-Finky Pasamba; 81-Fandi Eko Utomo (Komarudin 81′), 29-Septian David Maulana (Riyan Ardiyansyah 81′), 46-Fredyan Wahyu Sugiantoro; 22-Haru Nur Yulianto, 91-Bruno Silva, 10-Jonathan Cantillana (Nerius Alom 57′).

Persela Lamongan (4-5-1): 31-Dwi Kuswanto; 14-Ahmad Birrul Walidain, 44-Andri Muladi, 2-Moch Zaenuri, 11-Nasir; 77-Malik Risaldi, 19-Ahmad Bustomi, 6-Akbar Hermawan, 22-Riyatno Abiyoso (Naufal Rahmanda 78′), 8-Syahroni; 28-Ibrahim Musa Kosepa (Revan Juni Nurianto 71′).


Apa Reaksi Anda?

Komentar