Olahraga

Kadispora: Kerusakan GBT Hanya Kecil, Sehari Bisa Kami Perbaiki

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Surabaya, Afghani Wardhana langsung meninjau lokasi stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (30/10/2019). Peninjauan pasca rusuh usai laga Persebaya melawan PSS Sleman, kemarin.

Setelah melakukan inventarisir, Afghani menilai kerusakan Stadion GBT tidak terlalu besar. “Hari ini kita turun ke GBT bersama-sama untuk melihat secara langsung dan menginventarisir kerusakan. Hasilnya tak ada kerusakan yang besar, dan insya Allah Dispora bisa melakukan pembenahan secepatnya,” kata Afghani.

Afghani juga menyampaikan, Dispora Surabaya hari ini menargetkan akan selesai pengerjaan perbaikan Stadion GBT. Mulai dari rumput hingga jendela yang pecah akibat lemparan batu.

“Secepatnya akan kita selesaikan, ini kecil bagi kami Dispora, sehari bisa kita perbaiki. Karena memang tidak ada kerusakan yang besar,” imbuh dia.

Meski dilakukan perbaikan oleh Dispora, Afghani menyebut pihak panitia penyelenggara pertandingan Persebaya kemarin juga tetap harus bertanggung jawab. Yakni melakukan ganti rugi semua kerusakan Stadion GBT.

“Ya tentu dan akan kita minta pertanggung jawaban 100 persen. Memang dalam klausul, menyatakan bahwa apabila terjadi kerusakan di dalam penggunaannya yang bertanggung jawab panitia pelaksana untuk memperbaiki keseluruhan,” ujar dia.

Sementara mengenai berapa biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan, Afghani tak mau menyebut secara detail. Ia hanya mengatakan soal perbaikan seperti ini adalah perkara kecil bagi Dispora Kota Surabaya.

“Masih kita inventarisir, soal anggarannya. Intinya bagi kami ini langsung kita ganti semua,” ucap dia.

Sementara berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa pekerja langsung memperbaiki beberapa fasilitas yang rusak. Mulai dari mengganti rumput yang terbakar, mengukur lintasan atletik untuk diganti, dan lain sebagainya.

Dengan aktivitas ini, Pemerintah Kota Surabaya bersama Dispora siap menggelar event akbar Piala Dunia U-20 tahun 2021. “Sama sekali kejadian kemarin tak berpengaruh dengan persiapan kami menyambut Piala Dunia,” pungkas Afghani. [way/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar