Iklan Banner Sukun
Olahraga

Final Sepak Bola Porprov Jatim VII

Kabupaten Pasuruan Kalah di Final, Subangkit Sebut Jember Lebih Beruntung

Tim sepak bola Kabupaten Pasuruan menjadi runner up cabor sepak bola putra, dalam Porprov Jatim VII, setelah dikalahkan Jember 0-1.

Jember (beritajatim.com) – Pelatih Kabupaten Pasuruan, Subangkit, memberikan aplaus untuk anak-anak asuhnya dan tim Jember yang bermain bagus pada final sepak bola putra Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII, di Stadion Semeru, Lumajang, Sabtu (2/7/2022) malam.

Jember menjadi juara setelah mengalahkan Pasuruan 1-0 melalui gol pada menit 90+2 oleh Richard Arbed Anderson. “Ini pertandingan yang bagus. Kedua tim saling serang. Tapi memang keberuntungan masih lebih berpihak kepada Jember,” kata Subangkit.

Sebenarnya pertarung di lini tengah berhasil dimenangi gelandang-gelandang Pasuruan. “Tapi mungkin kami tidak punya target man. Kami tidak punya striker. Itulah kenapa bola di depan sering hilang,” kata Subangkit.

Selama babak penyisihan, perempat final, hingga semifinal, Kabupaten Pasuruan sebenarnya cukup produktif. Dari lima pertandingan, Ceppy Akhmad Pribadi dan kawan-kawan mencetak sembilan gol. Lebih produktif daripada Jember yang mencetak tujuh gol.

Namun, menurut Subangkit, gol-gol itu lebih banyak dari pemain sayap dan gelandang. Ali Mashori menjadi pencetak gol terbanyak dengan lima gol, diikuti Novi Atmaja Indra Pamungkas dengan dua gol, Rizky Wahyu Widodo dan Ceppy Akhmad Pribadi masing-masing mencetak 1 gol.

“Jember dalam pertandingan final ini sebenarnya bermain aman di belakang. Bek sayap mereka jarang naik. Itulah kenapa kami kesulitan untuk merangsek ke depan. Pertahanan mereka sangat disiplin. Di satu sisi, sayap kiri mereka bagus sekali. Golnya kan dari kiri,” kata Subangkit.

Situasi mulai berubah setelah pertandingan terpaksa dihentikan pada menit 34, karena penonton meluber hingga sisi timur lapangan. Wasit Yoga Very dari Banyuwangi terpaksa menghentikan pertandingan selama kurang lebih 45 menit untuk memberikan kesempatan panitia pelaksana membersihkan sisi timur lapangan dari penonton.

“Yang jelas anak-anak sudah tahu bahwa mereka akan mengalami pressure, terutama dari penonton. Sepertinya anak-anak tidak seberapa terpengaruh. Saya sudah tekankan kepada mereka bahwa dalam pertandingan berlevel tinggi, peran mental sangat kuat,” kata Subangkit.

Setelah pertandingan dimulai kembali, Jember menemukan ritme permainan. “Memang ada pengaruh, karena kami sedang bermain dengan tempo tinggi lalu terhenti, akhirnya permainan drop,” kata Subangkit.

Gagal dalam Porprov VII, Kabupaten Pasuruan masih punya kesempatan membalas dalam Porprov VIII di Sidoarjo tahun depan. Menurut Subangkit, setidaknya separuh skuat saat ini masih bisa dipertahankan. “Tapi tidak tahu lagi kalau mereka diambil pemain klub Liga 2,” katanya.

Para pemain Kabupaten Pasuruan banyak yang terjaring untuk tim Pekan Olahraga Nasional Jatim. “Mungkin ada lima sampai enam pemain. Juga ada beberapa tim Liga 2 yang mengincar mereka,” kata Subangkit.

Subangkit sendiri belum tahu akan tujuan berikutnya setelah Porprov VII berakhir. “Saya di sini hanya membantu,” katanya. [wir/suf]

Kabupaten Pasuruan Road to Silver Medals
Penyisihan Grup C

3-2 vs Kabupaten Jombang (pencetak gol: Rizky Wahyu Widodo 57, Ali Mashori 74 dan 75)
0-1 vs Kabupaten Jember
2-1 vs Kota Malang (pencetak gol: Novi Atmaja Indra Pamungkas, 11 dan 51)

Perempat Final
2-0 vs Kabupaten Banyuwangi (pencetak gol: Ali Mashori 9, Ceppy Akhmad Pribadi 45+1)

Semifinal
2-1 vs Kota Surabaya (pencetak gol: Ali Mashori pen 12, 18)

Final
0-1 vs Kabupaten Jember (gol: Richard Arbed Anderson, menit 90+2)


Apa Reaksi Anda?

Komentar