Iklan Banner Sukun
Olahraga

Juventus Terancam Degradasi Musim Ini! Berikut Alasannya

(Sumber foto: Tangkapan Layar Instagram @juventus)

Surabaya (beritajatim.com) – Publik mungkin masih segar dengan ingatan Skandal Calciopoli pada tahun 2006. Skandal ini telah mencemari nama baik sepak bola Italia. Adanya kasus pengaturan skor yang melibatkan banyak pihak dan juga melibatkan beberapa klub, yaitu salah satunya Juve.

Si Nyonya Tua mendapat ganjaran vonis degradasi ke Serie B dan gelar juara Serie A dicabut. Beberapa waktu lalu, Juventus kembali terancam terdegradasi lagi, tetapi dengan kasus lain. Apa permasalahan? Berikut ini uraiannya.

Manipulasi Laporan Keuangan

Pada November tahun 2021, CONSOB dan COVISOC selaku pengawas klub Serie A lakukan investigasi di kantor Juve. Menurut otoritas itu, Juve telah mendapat keuntungan atas biaya transfer pemain secara tidak sah.

Sebenarnya kasus ini sudah diawasi sejak lama. Ada sejumlah barang bukti dokumentasi mengenai laporan keuangan dan transfer pemain. Bukti-bukti itu sudah diambil untuk diselidiki lebih lanjut.

Kasus Serupa di Klub Lain

Ternyata bukan hanya Juve saja yang melakukan kecurangan tersebut. Akan tetapi klub Serie A lain juga melakukan hal yang serupa. Namun, Juventus lebih disoroti karena ada puluhan transfer pemain yang menjadi sumber manipulasi laporan keuangan.

Termasuk dalam hal transfer antara Arthur dan Miralem Pjanic, juga Cancelo dan Danilo. Masih ada beberapa nama lagi yang turut terlibat dalam kasus manipulatif tersebut.

Terancam Gelar Juara Dicabut

Konsekuensi andai saja Juventus terbukti bersalah yaitu terdegradasi ke Serie B. Tentu saja jika ini terjadi, maka akan menyegarkan pada kasus Calciopoli yang telah terjadi sekitar 16 tahun yang lalu.

Bukan hanya sampai disitu, ancaman lain berupa pencabutan gelar juara Serie A yang mereka dapatkan pada 2019/20 akan terjadi. Efek lainnya adalah eksodus keluarnya pemain seperti kasus Calciopoli dulu. Hal ini tentu akan terjadi, karena ada banyak pemain yang tidak ingin bermain di Serie B, atau kasta kedua Liga Italia.

Namun hingga hari ini, bukti-bukti yang telah terkumpul belum menyatakan Juve sebagai klub yang melakukan itu. Mungkin akan berbeda lagi, jika penyidikan sudah dilakukan, nasib Juve bisa jadi serupa tahun 2006. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar