Iklan Banner Sukun
Olahraga

Juventus Selalu Mentok di 16 Besar Liga Champions! Ini Alasannya

Klub Juventus yang selalu mentok di 16 Besar Liga Champions. (Tangkapan Layar Instagram @juventus)

Surabaya (beritajatim.com) – Juventus selalu kalah sebelum melangkah lebih lanjut di UCL. Mantan pelatih Juventus era 1990 an, Marcello Lippi menerangkan jika klub bermarkas di Turin itu memang kurang beruntung.

Lippi memaklumi saat kekalahan Juventus dari Ajax di perempat final UCL musim 2018/19 karena ada beberapa pemain kunci yang absen, termasuk Chiellini.

Padahal, 2 musim sebelumnya, Juventus berhasil menembus final, namun harus kalah dari Real Madrid. Jadi, dari sudut pandang Lippi, jika berada di UCL harus dalam keadaan siap 100%, meskipun memiliki tim yang bagus ketimbang lawan.


Dalam 10 musim terakhir, Juventus mampu melaju hingga ke final sebanyak 2 kali. Namun, mereka justru kalah dari tim yang kurang diunggulkan, apalagi dalam 4 musim terakhir. Juventus harus mengakui kekalahan dari Ajax, Lyon, Porto, dan Villareal.

Jika ditarik lebih ke belakang, Juventus sudah 9 kali mencapai final. Namun, hasilnya buruk karena hanya 2 kali keluar sebagai juara, tepatnya pada 1985 dan 1996.

Selebihnya Juventus harus tertunduk lesu karena mentalitas mereka di UCL tidak seperti di Serie A atau kompetisi domestik lainnya yang mampu tampil perkasa.

Juventus juga mendapat julukan spesialis 16 Besar Liga Champions, karena beberapa musim terakhir selalu berakhir di babak 16 besar. Terbaru, Juventus kalah agregat 4-1 dari Villarreal di babak 16 Besar Liga Champions musim 2021/2022.

Sebelumnya, di musim 2020/2021, Juventus juga gugur di babak 16 Besar. Pada saat itu, langkah tim racikan Andrea Pirlo dihentikan oleh Porto. Juventus kalah dengan skor 2-1 di leg pertama di markas Porto.

Pada leg kedua, Juventus menang 3-2 pada extra time. Agregat menjadi 4-4. Namun, musim lalu masih berlaku aturan gol tandang. Juventus harus kalah produktif dari Porto di laga tandang. Porto pun melaju ke babak perempat final.

Musim 2019/2020, Juventus juga kalah dengan agregat gol tandang di babak 16 Besar UCL. Menghadapi Lyon, Juventus kalah 1-0 di markas lawan. Lalu, mereka menang 2-1 di Turin. Agregat menjadi 2-2, namun Lyon mencetak gol lebih banyak di kandang lawan. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar