Olahraga

Jerman di Piala Eropa

Surabaya (beritajatim.com) – Jerman menjadi salah satu tim unggulan di Piala Eropa 2020. Selama perjalanannya, Jerman lolos 12 kali di babak putaran final dan telah juara 3 kali yakni tahun 1972, 1980 dan 1996 (dua gelar awal sebagai Jerman Barat). Hanya Spanyol yang bisa menyamai capaian Jerman di Piala Eropa.

Selama Piala Eropa digelar, Die Mannschaft juga telah memainkan 49 laga dan memenangkan 26 lebih banyak pertandingan final daripada negara lain.

Pemain Kunci
Manuel Neuer (96 caps)
Di usia yang tidak muda lagi, penjaga gawang berusia 34 tahun itu tengah berada pada performa terbaiknya pada tahun 2020. Sebagai kapten Der Panzer, Neuer juga memiliki peran penting saat Bayern memenangkan Liga Champions UEFA.

Joshua Kimmich (50 caps, 3 goals)
Gelandang berusia 26 tahun milik Bayern ini, dinilai semakin matang dan komplit. Tak ayal, kemampuannya membuat Joachim Low memberikan kepercayaan lebih untuk menguasai lini tengah.

Gol Tak Terlupakan di Piala Eropa
• Mungkin gol Oliver Bierhoff di partai final Piala Eropa 1996 melawan Republik Ceko tidak banyak mendapatkan sorotan. Tetapi, gol tersebut dianggap sangat penting dan bersejarah karena membawa Jerman sebagai juara pasca-reunifikasi.

• Gol tendangan bebas Michael Ballack ke gawang Austria pada laga terakhir babak penyisihan grup Piala Eropa 2008, sepertinya tidak akan pernah terlupakan dalam sejarah Jerman dalam keturutsertaannya di turnamen. Sebab, gol semata wayang itu mampu meloloskan Der Panzer ke babak knock out. Bahkan,
gol Ballack tersebut masih menjadi salah satu gol bola mati terbaik dalam sejarah kompetisi.

• Gol tak terlupakan lainnya adalah saat gelandang Thomas Hassler menceploskan bola ke gawang CIS (Kumpulan negara persemakmuran eks Uni Soviet) dalam pertandingan penyisihan grup pertama putaran final tahun 1992. Saat itu, tendangan bebas Hassler menyelamatkan Jerman dari kekalahan.

Momen Tak Terlupakan
• Semifinal Euro tahun 1996 melawan Inggris adalah laga tak terlupakan bagi Jerman. Kedua tim bermain cukup alot di waktu normal. Bahkan, kedua tim juga menciptakan gol emas di babak perpanjangan waktu. Tapi, Jerman berhasil membungkam Stadion Wembley dalam adu penalti dengan skor akhir 6-5.

• Laga tak terlupakan bagi Jerman terjadi pada partai final Euro 1976. Saat itu, Jerman kalah adu penalti dari Cekoslowakia 5-3. Melawan tim underdog, Jerman saat itu tampil sangat percaya diri. Namun tak disangka, malam itu justru menjadi masa paling kelam bagi Jerman. Laga yang berakhir dengan skor 2-2 di waktu normal hingga perpanjangan waktu, harus dilanjut adu penalti. Celakanya, tendangan Uli Hoeness melambung tinggi. Sebaliknya, tendangan Antonin Panenka justru menghujam gawang Jerman hingga memberikan gelar kepada Cekoslowakia.

• Skuad Jerman di Euro 1972 dianggap yang terbaik sepanjang masa. Leg pertama perempat final melawan Inggris (kemenangan pertama Jerman Barat di Wembley) dan final melawan Uni Soviet menjadi dua penampilan paling berkesan.

Pemain paling banyak bermain di putaran final
18: Bastian Schweinsteiger
14: Philipp Lahm
13: Mario Gomez, Jürgen Klinsmann, Thomas Hässler, Miroslav Klose

Pemain paling banyak mencetak gol di putaran final
5: Mario Gomez, Jurgen Klinsmann
4: Gerd Müller, Dieter Müller, Rudi Voller, Lukas Podolski

Skuad Jerman di Euro 2020:
Kiper: Manuel Neuer (Bayern), Bernd Leno (Arsenal), Kevin Trapp (Frankfurt)

Bek: Matthias Ginter (Monchengladbach), Antonio Rüdiger (Chelsea), Robin Gosens (Atalanta), Christian Günter (Freiburg), Marcel Halstenberg (Leipzig), Mats Hummels (Dortmund), Lukas Klostermann (Leipzig), Robin Koch (Leeds), Niklas Süle (Bayern)

Gelandang: İlkay Gündoğan (Manchester City), Toni Kroos (Real Madrid), Emre Can (Dortmund), Joshua Kimmich (Bayern), Thomas Müller (Bayern), Jamal Musiala (Bayern), Serge Gnabry (Bayern), Leon Goretzka (Bayern), Kai Havertz (Chelsea), Jonas Hofmann (Monchengladbach), Leroy Sané (Bayern), Florian Neuhaus (Monchengladbach)

Penyerang: Timo Werner (Chelsea), Kevin Volland (Monaco)



Apa Reaksi Anda?

Komentar