Iklan Banner Sukun
Olahraga

Porprov Jatim VII

Jember Kawinkan Medali Emas Duilian Wushu Putra dan Putri

Muhammad Naufal Aryasatya Ardhani (16 tahun) dan Jovan Purnomo (14 tahun) dan Khiara Kasih Halena (16 tahun) dan Sybil Ramadhani (15 tahun).

Jember (beritajatim.com) – Kejayaan pendekar-pendekar wushu Kabupaten Jember dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII terus berlanjut, di Gedung Serbaguna Jember, Senin (27/6/2022).

Mereka berhasil mengawinkan emas nomor duilian putra dan duilian putri. Medali emas duilian putra diraih pasangan Muhammad Naufal Aryasatya Ardhani (16 tahun) dan Jovan Purnomo (14 tahun). Sementara medali emas duilian putri dikalungkan di leher duet Khiara Kasih Halena (16 tahun) dan Sybil Ramadhani (15 tahun).

“Penampilan mereka luar biasa. Lawan-lawannya juga tak mudah. Yang jadi keunggulan anak-anak adalah mereka bermain benar-benar bagus, istimewa, dan justru lebih bagus daripada waktu latihan,” kata Lisa Meilinda, manajer tim wushu Jember.

Menurut Lisa, dua pasangan tersebut sangat minim melakukan kesalahan. Ini membuat hasilnya lebih unggul daripada yang lain.

Sebenarnya, dua pasangan itu berlatih jurus yang bukan keahlian mereka. “Cuma oleh pelatih, mereka ditetapkan di jurus beregu. Mereka digembeleng habis-habisan. Pemusatan latihan di Jember, dan pada Mei-Juni, kami ikutkan pemusatan latihan di Surabaya,” kata Lisa.

Keberhasilan merebut dua emas ini disambut isak tangis oleh empat atlet tersebut. Mereka berpelukan. “Bukan hal yang mudah menyatukan dua orang dalam satu tim,” kata Lisa.

Lisa berterima kasih kepada Ketua Wushu Indonesia Jember, Bambang Siswanto alias Kwang, yang memberikan dukungan penuh. “Pak Kwang, luar biasa. Sejak awal persiapan, beliau mendukung habis-habisan. Hari ini pun beliau hadir di Balai Serbaguna untuk mendukung dan menyaksikan langsung perjuangan para atlet,” katanya.

Kwang sempat mendoakan dan mengingatkan para atlet agar tetap bersemangat. “Itulah kenapa anak-anak jauh lebih termotivasi,” kata Lisa.

Dengan demikian hingga selesainya rangkaian pertandingan wushu, Jember berhasil menyabet 3 medali emas, 1 perak, dan 7 perunggu. “Tahun ini lebih baik daripada Porprov 2019 di Lamongan. Saat itu kami hanya mendapat satu medali perunggu dari wushu taolu dan satu perunggu dari wushu sanda,” kata Lisa.

Perolehan medali ini juga melampaui target 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember. Total ada sembilan dari 22 atlet wushu Jember yang meraih 11 medali cabor wushu. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar