Olahraga

Jelang Laga Perdana, Persela Dihantam Badai Cedera Pemain

Sejumlah pemain Persela Lamongan saat menjalani sesi latihan di Stadion Surajaya Lamongan.

Lamongan (beritajatim.com) – Menjelang laga perdananya di Liga 1 2021, Persela Lamongan harus dihadapkan pada kenyataan pahit. Pasalnya, pemain gelandang asal Brasil yang dimiliki Persela, Guilherme Batata mengalami cedera yang cukup serius.

Akibatnya, dapat dipastikan Persela bakal kehilangan gelandang serangnya saat menjalani laga perdananya melawan PSIS Semarang, pada Sabtu (4/9/2021) mendatang.

Tim Medis Persela, Hasyim, saat dihubungi wartawan mengatakan, bahwa Guilherme Batata mengalami cedera metatarsal, dibuktikan dengan hasil foto rontgen yang memperlihatkan adanya retakan pada bagian tulang metatarsal kaki kanannya.

“Cedera yang dialami Batata cukup serius. Hasil dari foto rontgen memperlihatkan bahwa ada retakan pada tulang metatarsal kaki kanan ruas kelima,” ujar Hasyim kepada wartawan, Rabu (1/9/2021).

Tak hanya itu, Hasyim juga menuturkan, bahwa Batata harus istirahat penuh dan tidak melakukan aktivitas berat demi memulihkan cedera yang dideritanya.

“Istirahat yang dibutuhkan memakan waktu kurang lebih dua bulan. Sehingga dapat dipastikan Persela tidak akan diperkuat Batata selama seri pertama di Liga 1 2021,” tuturnya.

Diketahui, sebelumnya Batata sempat mengeluhkan rasa sakit di kaki kanannya, hingga membuatnya terpaksa tidak bisa menuntaskan latihan, pada Selasa (31/8/2021) kemarin sore, di Stadion Surajaya Lamongan.

Nahasnya, kabar mengejutkan tak hanya datang dari Batata, Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini juga harus kembali menelan kabar pahit. Hal itu lantaran sejumlah pemainnya tidak bisa dimainkan sementara waktu akibat belum menjalani vaksin dosis kedua.

Juru taktik Persela, Iwan Setiawan membenarkan kabar tersebut. Selain disulitkan dengan cederanya Batata, pihaknya juga mengaku pusing 7 keliling memikirkan persoalan sejumlah pemainnya yang terancam tidak bisa dimainkan lantaran belum mendapatkan vaksin dosis kedua.

Seperti yang diketahui bersama, kondisi pandemi membuat PT LIB selaku operator kompetisi menerapkan regulasi, yakni bahwa semua yang terlibat dalam kompetisi, baik pemain, pelatih, official tim, panitia pelaksana pertandingan, hingga wartawan, diharuskan sudah menjalani vaksin dosis kedua dan mengantongi sertifikat vaksin.

“Ada beberapa pemain kita yang saat ini masih melakukan satu vaksin. Berdasarkan regulasi dari LIB, hal itu tidak diperbolehkan. Seharusnya para pemain kita sudah menjalani dua kali vaksin dan punya sertifikat vaksin,” tandas Iwan, Rabu (1/9/2021).

Adapun pemain Persela yang belum mendapatkan vaksin dosis kedua ini masing-masing adalah Gian Zola, Riswan Yusman, Iman Budi, Nujlal Afifi, Risqi Putra Utomo, serta Mohammad Faizal.

Kondisi tersebut memaksa pelatih berusia 63 tahun tersebut harus merubah susunan pemain yang jauh hari telah disiapkannya untuk menghadapi pertandingan perdana Liga 1 2021. Selain itu, waktu yang tersisa pun sangatlah mepet, sehingga Iwan tidak memiliki alternatif pilihan lain.

“Kami selaku pelatih, selama ini sudah menyetting Zola sebagai salah satu pemain yang masuk di first team. Tetapi karena kondisi seperti ini, kami coba merubah lagi dengan tidak memasukkan Zola di first team. Jadi kami cari pengganti. Mudah-mudahan hasilnya tetap maksimal,” pungkas pelatih asal Medan tersebut.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar