Iklan Banner Sukun
Olahraga

Jelang Kontra PSS Sleman, 3 Pemain Persela Lamongan Dibekap Cedera

Pemain Gelandang Persela Lamongan asal Afghanistan, Jabar Sharza.

Lamongan (beritajatim.com) – Menjelang laga kontra PSS Sleman pada pekan ke-17 BRI Liga 1 2021, Persela Lamongan masih dihadapkan persoalan cedera pemain, tercatat ada 3 (tiga) pemain yang sedang dibekap cedera.

Tiga pemain Laskar Joko Tingkir yang cedera diantaranya gelandang berdarah Afghanistan, Jabar Sharza, kemudian Akbar Hermawan dan Sandy Ferizal.

Akibat cedera ini, Persela belum bisa menurunkan skuat utuh sejak bergulirnya BRI Liga 1 musim ini. Bahkan, sebelumnya Persela juga kehilangan Batata sejak awal musim hingga pekan ke-15.

Fisioterapis Persela, Ardiyan Angga Pramuja mengungkapkan, Jabar Sharza kembali mengalami cedera hamstring dan diprediksi belum bisa merumput saat Persela menghadapi PSS, pada Sabtu (11/12/2021) mendatang.

“Jabar cedera hamstring, yang kemarin kambuh lagi. Untuk pemulihannya kemungkinan satu minggu lagi,” kata Ardiyan, saat dikonfirmasi, Rabu (8/12/2021).

Sementara itu, Ardiyan menambahkan, Akbar mengalami masalah pada Medial Collateral Ligament (MCL) dan Meniskus lutut kirinya. Cedera tersebut dialaminya usai berbenturan dengan pemain PSM Makassar, Erwin Gutawa.

“Untuk mengetahui lebih lanjut seberapa parahnya akan segera dilakukan MRI (Magnetic Resonance Imaging),” tuturnya.

Akibat cedera yang dideritanya, Akbar harus absen saat Persela menyerah dengan skor 0-2 dari Bhayangkara FC kemarin. Gelandang kelahiran Makassar tersebut juga diperkirakan kembali absen di laga kontra Super Elja, julukan PSS Sleman, akhir pekan ini.

Lain halnya dengan kondisi Jabar dan Akbar, cedera lutut yang dialami Sandy Ferizal tampak sudah membaik. Kemungkinan besar, Sandy dapat kembali memperkuat sektor kiri barisan pertahanan Persela. “Untuk Ferizal kemungkinan lawan PSS bisa,” kata Ardiyan.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati