Olahraga

Arema FC Vs Persebaya

Jelang Kontra Arema FC, Persebaya Tak Ambil OT Karena Faktor Keamanan Pemain

David Da Silva tengah berlatih di Lapangan Polda Jatim jelang pertandingan ke 14 liga Shoppe melawan Arema FC, Kamis (15/8/2019)

Surabaya (beritajatim.com) – Tak mau beresiko tinggi, Persebaya memutuskan tak mengambil official training (OT) jelang menghadapi Arema FC, pada pekan ke-14 Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (15/8/2019) besok.

Faktor keamanan pemain menjadi perhatian mengingat kedua tim ini memiliki rivalitas tinggi. Oleh sebab itu, Persebaya memilih tak mengambil OT, dan akan melakukan persiapan pertandingan di Surabaya.

Sebagai gantinya, kata Pelatih carateker Persebaya, Bejo Sugiantoro, satu hari sebelum pertandingan, skuad Bajul Ijo masih menggelar latihan di Surabaya. “Kami sudah melakukan ini semua, kalau lawan Arema, kami tidak ada OT. Mangkanya kemarin masih ambil latihan sore, dan tadi pagi latihan juga di sini, itupun Cuma maintenance menjaga kebugaran pemain,” ucap Bejo.

Seperti diketahui, Tensi jelang pertemuan antara tuan rumah Arema FC melawan Persebaya, Kamis besok terbilang, cukup panas. Ini ditandai dengan beredarnya penolakan yang disampaikan pemilik akun twitter @adam42635588.

Dalam tulisannya yang ditujukan kepada manajemen hotel di Malang untuk tidak menerima kehadiran Persebaya. Sebab tim berjuluk Bajul Ijo itu diperkirakan hadir di Malang satu hari jelang derbyJatim.

Sikap penolakan yang beredar di twitter tertulis, ‘Kami Aremania yang anti Persebaya dan seluruh embel-embelnya dengan tegas menolak seluruh team serta official Persebaya untuk menginap di seluruh hotel se Malang Raya, dimohon untuk seluruh management hotel seluruh malang raya untuk menolaknya tertanda arek Malang’.

Dengan beredarnya kabar ini, Persebaya dikabarkan akan berangkat ke Malang pada Kamis pagi dari Surabaya. Alasannya yakni agar mental pemain tak terpengaruh akibat teror dari oknum suporter Arema FC, Aremania.

Hal ini tentu dilakukan oleh Persebaya belajar dari kejadian Persib Bandung yang bertandang ke markas Arema FC, pada 30 Juli 2019 lalu. Saat itu pemain dan official team Maung Bandung itu diganggu oleh beberapa oknum suporter Arema FC, Aremania.

Sekelompok orang tak dikenal mengganggu jam tidur tim Persib Bandung dengan menyalakan petasan dan berteriak-teriak. Hingga saat melakukan official trainingsebelum pertandingan, mereka juga mendapat perlakuan tak mengenakan dengan dilempari petasan. [way/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar