Olahraga

Jamu PSIM Yogyakarta, Persik Kediri Tanpa Pelatih Kepala

Kediri (beritajatim.com) — Paska kekalahan menyakitkan dari Martapura FC dengan skor 1-0 pada laga a way, Persik Kediri berusaha untuk bangkit dan melupakan kekalahan tersebut. Skuad Macan siap mengamankan poin penuh saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam putaran kedua Liga 2 PSSI di Stadion Brawijaya Kediri, Senin (2/9/2019) sore.

Pelatih Persik Kediri Budiarjo Thalib mengaku, selain kondisi fisik pemain dalam keadaan bagus, kekalahan tersebut tidak membawa dampak buruk terhadap psikologis pemain. Namun sebaliknya, para punggawa Macan Putih justru termotivasi untuk bangkit.

Budiarjo mematok target poin penuh di laga kandang ini, agar berpeluang untuk lolos penyisihan grup. Tetapo sayangnya, dalam pertandingan besok, pelatih asal Makassar ini tidak dapat mendampingi Persik Kediri di lapangan, kare masih menjalani sanksi Komisi Displin PSSI untuk empat kali laga, akibat menyentuh wasit saat protes di pertandingan sebelumnya. “Besok saya percayakan asisten pelatih, Alfiat dan Johan Prasetyo,” kata Budiarjo, Minggu (1/9/2019).

Laga besok, Persik juga harus memarkir dua pemain intinya yaitu penjaga gawang Fajar serta pemain tengah Taufiq, karena mengalami cidera dan terkena akumulasi kartu kuning. sebagai alternatif pemain pengganti, budiarjo mempersiapkan dua pemain jangkar tengah Adi dan Handoyo.

Sementara itu, di kubu PSIM Yogyakarta lebih cenderung mengantisipasi kelebihan tuan rumah Persik Kediri. Pelatih PSIM, Aji Santoso usai memimpin sesi latihan di Stadion Brawijaya Kediri mengaku, rekrutan baru, seperti mantan setriker PSIS Semarang, Aldaer Makatindu yang bakal diduetkan dengan kapten Tim El Loco Gonzales.

Untuk diketahui, tuan rumah Persik Kediri berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga 2 PSSI grup Timur dengan poin 17. Sementara PSIM Yogyakarta di puncak klasemen dengan mengoleksi 21 poin. [nng/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar