Olahraga

Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019

Jadi Tim Pencari Bakat Bulutangkis, Liliyana Natsir Teringat Masa Lalu

Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi atlet bulutangkis putri yang sukses untuk Indonesia memang bukan hal mudah, bahkan hal ini dikatakan langsung oleh Pebulutangkis nasional Liliyana Natsir yang kini menjadi salah satu tim pencari bakat Audisi Beasiswa Bulutangkis 2019.

Menurutnya menjadi atlet putri tentu berbeda jauh dengan atlet putra, bukan hanya skill, fisik pun menjadi salah satu perbedaan yang menonjol.

Namun ia memberikan motivasi bagi para pebulutangkis junior yang masih berproses di usia muda seperti ini. Butet memberikan motivasi kepada para atlet muda ini untuk tidak muda down dalam segala situasi.

Terutama untuk atlet putri yang memiliki jiwa lebih melow dan perasa, hal ini harus dihilangkan dan merubah diri menjadi seorang yang memiliki hati yang kuat dan mau berjuang.

“Atlet putri jelas berbeda dengan putra karena lebih perasa dan soft tapi ini harus dihilangkan dan merubah untuk lebih kuat hatinya supaya bisa berjuang untuk bisa bersaing dengan lain. Kadang atlet putri itu ada manjanya, cengeng tapi kembali lagi untuk menjadi atlet yang sukses harus merubah sejak dini,”ucap Butet..

Lebih lanjut diceritakan akan pengalamannya, ketika dirinya pertama kali terpilih menjadi salah satu atlet dan dikirim di Kudus, jauh dari orang tua dan kesepian tentu menjadi salah satu alasan dirinya saat itu.

Namun karena ambisinya untuk menjadi atlet yang sukses dan menjadi atlet Indonesia hingga bermain di kejuaraan internasiola ia harus berani bersaing dengan teman seumuran.

“Dulu saya sama dengan mereka tapi karena saya ingin menjadi atlet yang sukses sifaf manja dan cengeng saya hilangkan dan bisa bersaing dengan teman seumuran bagaimana saya harus kuat kalau mau menjadi atlet yang sukses,”imbuhnya.

Liliyana Natsir memilik segudang prestasi di kancan dunia Bulutangkis Indonesia, bahkan namanya semakin melambung ketika berduet dengan Owi di beberapa kejuaraan bulutangkis internasional. Ditahun 2018 sebelum ia memutuskan gantung sepatu Butet sempat menorehkan prestasi di Asian Games dalam kategori Mixed Doublez dan Womens team. [way/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar