Iklan Banner Sukun
Olahraga

Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Ada Kekerasan dan Pelanggaran Hukum

Malang (beritajatim.com) – Komisi Nasional Perlindungan Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan pelanggaran HAM di Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. Tragedi ini membuat 131 orang meninggal dunia.

Komisioner Komnas HAM bidang Penyelidikan dan Pemantauan Mohammad Choirul Anam mengakui, ada pelanggaran HAM sesuai dengan bukti-bukti yang ada. Dugaan pelanggaran HAM itu secara terbuka juga dapat dilihat masyarakat melalui video-video yang beredar.

“Seluruh masyarakat yang melihat video yang menonton langsung pertandingan, akan bisa bilang ada kekerasan di situ. Kalau kita ngomong kekerasan di situ memang potensial dugaannya sangat kuat ada pelanggaran HAM di sana,” ucap Choirul Anam saat meninjau kembali Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (6/10/2022).


Choirul menerangkan, pihaknya ingin melihat konstruksi peristiwa ini secara utuh, seperti bagaimana sistem perencanaan, apakah di sana terjadi permalasahan soal human error, hingga bagaimana perencanaan keamanan hingga manajemennya.

“Walaupun ini agak jauh, tapi perencanaan keamanan urusan penting apakah problem soal ketidakpatuhan terhadap statuta atau aturan-aturan di FIFA, atau problem lainnya, kami kepingin lihat secara detail,” tegasnya.

“Kalau ini ngomong ada pelanggaran HAM atau tidak. Ada kekerasan ada pelanggaran hukum dan lain sebagainya itu sangat clear, nggak hanya Komnas HAM yang bisa ngomong itu ada pelanggaran HAM, semua masyarakat yang melihat dan menonton video pasti akan bersepakat ini ada pelanggaran HAM,” pungkasnya. [yog/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar