Olahraga

Ini Komitmen Zah Rahan Bagi Madura United

Pamekasan (beritajatim.com) – Gelandang Madura United FC, Zah Rahan Krangar memiliki komitmen tinggi untuk memberikan kemampuan terbaik bersama tim berjuluk Laskar Sape Kerrab dalam mengarungi ketatnya jadwal kompetisi musim 2020 mendatang.

Sebab pemain berpengalaman berkebangsaan Liberia, sempat menjadi bagian dari tim kebanggaan suporter Madura Bersatu sejak musim 2018 lalu. Namun pada awal 2019, ia terpaksa harus terpental dari skuad akibat cedera paha yang dideritanya saat melakukan pemanasan bersama tim.

Kondisi tersebut membuatnya terpaksa harus mengurungkan niat untuk memberikan kemampuan terbaik bersama tim, sebab ia harus menepi dalam waktu relatif lama dan posisinya diganti gelandang kreatif asal Brasil, Diego Assis Figueiredo yang didatangkan pada putaran kedua Liga 1 2019.

Bahkan ia juga sudah tampak bergabung dan menjalani latihan bersama Slamet Nurcahyo Cs di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). “Kami merasa sangat senang bisa kembali memakai kostum Madura United, kami menunggu moment ini sejak lama. Kami pun melewati momen kurang baik dalam karir selama musim 2019,” kata Zah Rahan Krangar, Jum’at (17/1/2020).

Selama menderita cedera, Zah Rahan lebih memilih fokus pada penyembuhan dan bertekad kembali mengenakan jersey loreng khas Madura United. Pada akhirnya, iapun menjadi pemain asing pertama yang dikontrak manajemen Madura United untuk menghadapi kompetisi musim ini.

“Kami merasa berutang (budi) pada Madura United. Selama cedera, manajemen membiayai seluruh perawatan cedera dan tidak banyak klub seperti ini. Biasanya ada pemain cedera langsung dicoret dari tim, tapi Madura United masih mau merekrut kami,” pungkasnya.

Saat ini Madura United FC juga dipastikan sudah melengkapi komposisi legiun asing untuk musim ini. Terdiri dari satu pemain asing Asia, yakni Brian Ferreira (Irak). Serta tiga pemain asing Non Asia, yakni Emmanuel Oti (Ghana), Jaimerson Xavier (Brasil), dan Zah Rahan Krangar (Liberia). [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar