Olahraga

Ini Kata Aji Usai Persebaya Gebuk Bhayangkara FC

Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso mengaku senang bisa mengalahkan Bhayangkara FC saat sesi konferensi pers usai laga. Ia termotivasi mengalahkan Bhayangkara FC yang menjadi pesaing timnya di kelasemen sementara Liga 1 2019.

Sebelum laga berlangsung, Persebaya berada di peringkat sembilan. Sedangkan Bhayangkara FC lebih baik di atasnya. “Pertama memang Persebaya sama Bhayangkara FC bersaing di klasemen. Sebelum pertandingan diatas kami, dan sekarang kami di atas Bhayangkara FC,” ujar Aji, Minggu (8/12/2019).

Bahkan mantan pelatih Persela Lamongan ini berhasil menghentikan tren delapan pertandingan tak terkalahkan tim berjuluk The Guardians tersebut. “Ini menjadi salah satu motivasi bagaimana menumbuhkan anak-anak untuk bisa mengalahkan Bhayangkara FC,” ungkapnya.

Hasilnya, pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo itu tidak hanya tiga poin yang diamankan. Tetapi juga kemenangan telak 4-0 yang didapat Ruben Sanadi dkk.

“Memang dalam meeting semalam inilah yang kami bahas, bagaimana anak-anak bisa menghentikan permainan mereka. Alhamdulillah dengan kerja keras mereka bisa,” tuturnya.

Pelatih Persebaya FC Paul Munster mengaku, kekalahan ini karena timnya bermain kalah bagus dibanding Persebaya. Keluarnya kiper Wahyu Tri mempengaruhi strategi pergantian yang sebelumnya telah direncanakan.

“Itu berdampak, cuman bukan berdampak langsung. Kami kalah karena kiper kami keluar. Bukan karna itu. Tapi secara tidak langsung mempengaruhi jatah pergantian kami, tinggal dua dimana itu tidak menguntungkan secara taktikal di babak kedua,” kata Paul Munster.

Sementara itu, absennya Lee yujun karena cidera diakuinya mempengaruhi skema pertandingan. Bhayanhkara FC kehilangan roh permainan di lini tengah.

“Dia sosok pemain sentral dan di pertandingan ini. Kehilangan Lee mengubah sedikit strateginya,” tandasnya.[way/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar