Olahraga

Ini Hasil Audiensi Aremania Dengan Direskrimum dan Dirintelkam Polda Jatim

Malang (beritajatim.com) – Perwakilan Aremania Kabupaten Malang bertemu dengan Direktur Reserse Umum (Direskrimum) Polda Jatim terkait penyelesaian kasus Tragedi Kanjuruhan, Senin (28/11/2022).

Selain Direskrimum, Audiensi jug diikuti Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Jatim. Pertemuan itu menindak lanjuti aksi turun ke jalan oleh Aremania di simpang empat Kota Kepanjen, Minggu (27/11/2022) kemarin. Perwakilan Aremania Kabupaten Malang di dampingi langsung Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana.

Dari Audiensi tersebut, perwakilan Aremania Kabupaten Malang mendesak adanya tambahan tersangka, terutama dari federasi dan pelaku penembakan gas air mata.

“Dalam audiensi ditemukan fakta baru bahwa 20 anggota polri saat ini telah menjalani hukuman etik internal, Aremania Kabupaten Malang menuntut agar hukuman etik dilaksanakan secara terbuka dan transparan kepada publik,” tegas Zulham Ahmad Mubarok, Perwakilan Aremania Malang Selatan usai Audiensi di Mapolda Jatim, Senin (28/11/2022).

Kata Zulham, dari hasil Audiensi diketahui penyidik mengungkapkan banyak fakta terkait tragedi kanjuruhan, tetapi sesuai perundangan tidak semua boleh dijadikan konsumsi publik karena perkara masih dalam penanganan.

“Namun, semua fakta akan terang benderang dalam persidangan. Bahkan, potensi adanya tersangka baru masih dimungkinkan jika ada novum (alat bukti baru yang didapati dalam fakta persidangan),” beber Zulham.

Masih kata Zulham, Aremania Kabupaten Malang meminta Polda Jatim untuk melaporkan seluruh progres penanganan secara detail, sehingga tidak memicu spekulasi dan mengakibatkan menurunnya kepercayaan kepada penyidik yang menangani perkara.

“Selanjutnya Aremania Kabupaten Malang meminta kejaksaan tinggi agar segera mempercepat proses berkas perkara, supaya persidangan segera didigelar dan fakta-fakta tragedi Kanjuruhan bisa diungkap secara transparan kepada publik,” tutur Zulham.

Ditambahkan Zulham, Arema Kabupaten Malang meminta agar persidangan di gelar di wilayah Kabupaten Malang untuk mempermudah pemantauan oleh aremania dan keluarga korban yang ingin mencari keadilan. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar