Iklan Banner Sukun
Olahraga

Ini Biang Kekalahan Banyuwangi Putra atas PSIL Lumajang

Pelatih Kepala Banyuwangi Putra Bagong Iswahyudi saat menukangi Persewangi Banyuwangi di Stadion Diponegoro. (rindi/dok)

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pelatih Banyuwangi Putra Bagong Iswahyudi blak-blakan menanggapi hasil minor atas PSIL Lumajang di pertandingan kedua timnya di group J, Liga 3 Jawa Timur. Menurutnya ada beberapa faktor anak asuhnya itu harus menelan pil pahit atas lawannya.

Bagong menyebut, ada lini yang memang bekerja kurang sesuai harapan. Terutama sektor lini belakang yang tampaknya harus perlu ada evaluasi.

Terlihat di pertandingan terakhir Banyuwangi Putra di Stadion Notohadinegoro, Jember tampak begitu mudah pertahanan diacak-acak oleh penyerang PSIL Lumajang. Bahkan, mereka terpaksa harus ketinggalan dua gol di babak pertama.

Babak kedua, memang permainan ngotot berhasil ditunjukkan oleh tim Banyuwangi ini. Hingga dua gol penyama kedudukan berhasil diraih.

Tapi lagi-lagi karena kurang solidnya lini belakang membuat pertahanan kocar-kacir. Hasilnya dua gol kembali tercipta dan hanya terbalas tambahan satu gol saja. Akhirnya, Banyuwangi Putra harus mengakui kekalahan di tangan PSIL Lumajang.

“Memang kemarin itu saya ingin menempatkan Slamet di tengah. Karena memang di situ ada Iwan dan juga Indra,”

“Saya pikir, Slamet ini saya tempatkan di situ karena memang senior dan memiliki umpan dan akurasi yang bagus. Tapi ternyata dia saat ini performanya menurun,” kata Bagong.

Sementara itu, Banyuwangi Putra sebenarnya masih memiliki stok pemain belakang yang tidak kalah bagus. Dia pernah memiliki label Timnas Indonesia di era mudanya, yakni Nurmufid Fastabiqul Khoirot.

“Kalau Fasta sebenarnya siap dia. Tapi cuma saya pikir saya ingin mencoba menempatkan pemain yang bisa diandalkan untuk umpan dan akurasi bagus,” katanya.

Baca Juga:

    Padahal, mantan pemain Timnas U21 itu sempat turun di pertandingan perdana melawan Singhasari FC. Hasilnya, Banyuwangi Putra menang dengan skor mencolok 4-0.

    “Ya, intinya pertandingan ke depan tetap fokus meraih poin penuh. Karena di lapangan bisa saja terjadi,” pungkasnya.

    Banyuwangi Putra kini menempati peringkat kedua di klasemen sementara group J, Liga 3 Provinsi Jawa Timur. Tim Biru Kuning meraih 3 poin, dari dua kali pertandingan dengan mencetak gol 7, kebobolan 4. [rin/but]


    Apa Reaksi Anda?

    Komentar