Olahraga

In-Kyun Tak Dipertahankan karena Khawatir Pelatih Baru Arema FC Tak Cocok

Pemain Arema FC Oh Inkyun saat merebut bola.

Malang (beritajatim.com) – Arema FC membenarkan bahwa gelandang asal Korea Selatan, Oh In-Kyun resmi tidak melakukan kerjasama dengan mereka. In-Kyun memilih mundur karena manajemen tidak bisa memberikan garansi bertahan dua musim.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan ada syarat yang belum bisa dipenuhi oleh manajemen dalan pembicaraan pembaruan kontrak dengan In-Kyun. Syarat yang diajukan In-Kyun dianggap terlalu berat. Sebab, komposisi pemain merupakan ranah pelatih. Sementara posisi pelatih masih kosong sampai saat ini.

“Terus terang kami tidak bisa kalau harus mengaransi dia untuk musim depan. Karena memang urusan tim merupakan kewenangan pelatih,” ujar Ruddy, Rabu, (26/8/2020).

Ruddy mengatakan, karena tidak bisa memberikan garansi ke In-Kyun manajemen memilih merelakan In-Kyun untuk mencari tim lain. Dengan kepergian In-Kyun, Arema FC kehilangan dua pemain asing jelang bergulirnya kembali Liga 1. Dua legiun asing itu adalah Jonathan Bauman dan In-Kyun.

Arema FC memang saat ini sedang menanti nahkoda baru pengganti Mario Gomez. Manajemen tidak ingin kasus Sylvano Comvlius dan Arthur Chuna terulang. Dua pemain asing itu di kontrak jangka panjang di era Milomir Seslija. Namun, saat era Mario Gomez kedua pemain ini tidak masuk rekomendasi. Akhirnya kedua pemain dicoret dan manejemen harus mencarikan klub baru.

“Pelatih baru belum mengetahui bagaimana gaya bermain In-Kyun, apakah dia sesuai atau tidak dengan kebutuhan pelatih. Itu juga yang menjadi pertimbangan kami,” tandasnya. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar