Iklan Banner Sukun
Olahraga

Honor Pengurus KONI Jember Era Bupati Faida Jadi Temuan BPK

Jember (beritajatim.com) – Honor untuk pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada era Bupati Faida menjadi temuan pelanggaran dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2020.

“Saya yang melanjutkan menjadi pelaksana tugas membaca catatan BPK berbunyi demikian: tidak boleh anggaran kegiatan Dispora untuk membayar honor KONI,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jember M. Yusuf.

Honor itu dicairkan setiap tiga bulan sekali. Yusuf tidak hapal nominal anggaran itu pastinya. “Tapi kalau tidak salah hampir Rp 800 juta,” katanya.

Apakah berarti honor itu harus dikembalikan? “Yang bisa menjawab yang memeriksa dong,” kata Yusuf. Yang jelas, ia akan berusaha lebih baik sehingga tak ada lagi kesalahan yang menjadi temuan BPK.

Ketua KONI Jember Abdul Harus Afianto mengatakan, masalah honor bukan wewenangnya. “Itu ranah pemerintah kabupaten. Itu kan usulan Dispora ke Pemkab Jember. Kami hanya menerima saja dari Dispora. Temuan tidak boleh terulang lagi. Itu ranah Dispora bukan kami,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar