Iklan Banner Sukun
Olahraga

Porprov Jatim VII

Heroik, Cedera Tak Halangi Atlet Wushu Jember Berusia 15 Tahun Rebut Emas

Jessie Djalimin, merebut medali emas dari wushu taolu nomor jian shu putri Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII , di Gedung Serba Guna, Jember, Minggu (26/6/2022).

Jember (beritajatim.com) – Heroik. Cedera tak menghalangi atlet wushu Kabupaten Jember berusia 15 tahun, Jessie Djalimin, merebut medali emas dari wushu taolu nomor jian shu putri Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII , di Gedung Serba Guna, Jember, Minggu (26/6/2022).

Jessie berhasil mengalahkan atlet Kota Surabaya dan Malang Raya. “Kami benar-benar terharu, karena sebenarnya kondisi Jessie tidak fit seratus persen, karena mengalami cedera lutut kaki kiri,” kata Lisa Meilinda, manajer tim wushu Jember.

Jessie mengalami cedera anterior cruciate ligaments (ACL) saat berlatih dua bulan lalu. “Mungkin saat kakinya mendarat ke lantai tidak pas. Dokter mendiagnosis, dia harus menjalani operasi. Ini jadi dilema buat dia, orang tua, pelatih, pengurus wushu, apa dia bisa tetap turun bertanding atau tidak,” kata Lisa.

Dalam kondisi normal, Jessie diyakini bisa menyabet dua emas. “Tekni Jessie di atas yang lain. Jurus yang dia kuasai memang sudah jadi keahliannya,” kata Lisa.

Problemnya, kondisi kaki kiri yang cedera itu membuat jurus yang dikeluarkan Jessie tak bisa maksimal. Pelatih tidak bisa memaksa Jessie menggunakan kaki kiri, karena khawatir menimbulkan cedera lebih parah. Akhirnya tim pelatih beradaptasi dalam latihan agar Jessie tetap bisa tampil sebaik mungkin dan melakukan gerakan lompatan.

“Jurusnya pun diubah. Tumpuan kakinya diubah, dari yang seharusnya bertumpu di kiri diubah bertumpu di kaki kanan. Itu pun beberapa waktu lalu Jessie bilang, kaki kanan yang tidak sakit pun akhirnya sakit karena digunakan terlalu sering, berat,” kata Lisa.

“Kami juga bertanya ke Jessie, apakah masih mau bertanding? Kalau mau, ya silakan. Kami tidak membebani dia dengan target tertentu. Saya bilang: ‘yang penting kamu menikmati permainan. Bermain tanpa beban, nikmati saja, yang penting kamu senang’,” kata Lisa.

Setelah berhasil merebut satu emas, tim pelatih tidak memasakan Jessie untuk bertanding lagi di nomor chang quan (tangan kosong). “Kemarin kami dapat perak dan perunggu. Kami hanya bisa menurunkan Jessie di satu nomor. Kami tidak bisa memaksakan dia turun di dua nomor dengan kondisi kakinya seperti itu. Jadi daripada kami melepas target dua emas, lebih baik kami pilih salah satu yang berpotensi,” kata Lisa.

Selain medali emas, hari ini kontingen Jember berhasil memperoleh dua medali perunggu atas nama Amelia Nayla Hakim untuk nomor jian shu putri dan Rakay Nobel Ardiansyah untuk nomor dao shu putra. Dengan demikian, wushu sudah menyumbangkan 1 emas, 1 perak, dan 5 perunggu untuk menambah pundi-pundi perbendaharaan medali Jember. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar