Olahraga

Hadapi Liga I 2020, Persik Kediri Rombak Kepengurusan

Kediri (beritajatim.com) — Momentum pergantian tahun 2019, Persik Kediri memperkenalkan susunan kepengurusan baru. Abdul Hakim Bafagih yang selama ini lebih sering berada dibalik layar, ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) atau Presiden Club. Abdul Hakim Bafagih yang merupakan anggota Komisi X DPR RI akan dibantu oleh Arief Priyono sebagai Sekretaris Umum dan Beny Kurniawan yang tetap menjabat sebagai Team Manager.

“Mas Hakim ini sejak SD fans berat Persik Kediri, setiap usai pertandingan sering nyelonong ke lapangan untuk minta tanda tangan pemain, “ jelas Media Officer Persik, Canda Adi Surya, Rabu (1/1/2020)

“Selama ini Mas Hakim dan keluarga yang membiayai Persik Kediri, sejak 2016 harus membayar tunggakan hutang era Indonesia Soccer Championship, lalu mendanai perjalanan Persik Kediri mulai sejak degradasi di Liga 3 2018, naik ke kasta Liga 2 2019 hingga saat ini,” ungkap Canda Adi Surya.

Abdul Hakim Bafagih yang posisinya di Komisi X DPR RI juga dianggap tepat karena bermitra dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, secara strategis posisi ini sangat menguntungkan Persik Kediri.

Hakim akan wira wiri Jakarta – Kediri untuk mengurusi club kesayangannya, di usia yang masih 27 tahun Abdul Hakim Bafagih menjadi CEO termuda dari semua kontestan Liga 1 2020.

“Posisi di Jakarta akan ditutupi oleh keberadaan Arief Priyono sebagai Sekretaris Umum, ia akan menjembatani komunikasi sekaligus berperan sebagai ketua harian dan pengambil kebijakan strategis club saat Mas Hakim tidak berada di Kediri,” tambah CAS, sapaan akrab Canda Adi Surya.

Manajemen club Macan Putih juga tetap mempertahankan Beny Kurniawan sebagai Team Manager karena telah berjasa menangani Persik Kediri, mulai naik ke kasta Liga 2 saat sempat terjerembab ke Liga 3 2018, hingga akhirnya bisa kembali ke habitatnya semula di Liga 1 2020.

“Beny Kurniawan memahami kebutuhan club dan selama ini bisa berkomunikasi dengan supporter, jadi keberadaannya sangat dibutuhkan di Persik Kediri. Ia akan dibantu oleh Hendra Setyawan sebagai Assisten Manager sekaligus Kepala Rumah Tangga Persik Kediri, “ kata CAS.

Sementara itu, CEO Persik Kediri era Liga 2 2019 berpindah posisi sebagai Chief Youth Development Officer dan akan menjadi Kepala Sekolah SSB Persik Kediri.

“Subiyantoro membawa prestasi Persik Kediri begitu luar biasa, terbukti dengan naiknya Macan Putih ke Liga 1 dengan rataan usia pemain paling muda 26 tahun. Ia memang meminta posisi itu karena telah menjadi passion-nya untuk membina pemain muda,” jelas CAS. [nm/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar