Olahraga

Hadapi Borneo FC, PSMP Buta Permainan Lawan

Mojokerto (beritajatim.com) – PS Mojokerto Putra (PSMP) akan menghadapi Borneo FC dalam Kratingdaeng babak 32 besar Piala Indonesia 2018 leg I di Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Rabu (29/1/2019).

Hari kedua latihan, sejumlah pemain yang sebelum belum terlihat mengikuti latihan sudah mulai datang. Seperti kiper Putut Wijiarto dan Djayusman Triasdi. Tim berjuluk The Laskar Mojopahit (Lasmojo) ini hanya memiliki waktu kurang dari satu minggu.

Menanggapi hal tersebut, Pelatih PSMP Jamal Yastro membenarkan, jika waktu latihan cukup mepet. “Beberapa hari yang lalu saya dihubungi pengurus untuk melakukan persiapan dan kami panggil pemain yang kemarin ikut. Semua bersedia,” ungkapnya, Selasa (22/1/2019).

Masih kata Jamal, persiapan yang mempet sehingga benar-benar harus memanfaatkan waktu yang ada. Apa yang harus dilakukan dalam waktu dekat, namun menurutnya, stamina yang perlu dibenahi pasca selesai kompetisi Liga 2 2019. Skill tidak ada pengaruh.

“Latihan tetap harus memenuhi empat, yakni fisik, teknik, skill dan mental. Keempatnya harus dapat dan dengan waktu yang mempet tidak bisa hanya mengejar salah satunya saja. Kita akan berikan latihan tiap hari sampai Sabtu karena memang mepet waktunya,” katanya.

Jamal menambahkan, Borneo FC memiliki kualitas pemain yang cukup baik ditambah banyaknya pemain yang didatangi untuk seleksi Liga 1 2019 dan Piala Indonesia. Sehingga tim pelatih mengaku buta akan kekuatan yang dimiliki lawan.

“Ya Borneo Liga 1, kemarin di urutan tengah. Tim yang kualitas bagus apalagi seleksi pemain baru untuk nanti (Liga 1 2019) dan Piala Indonesia ini sebagai seleksi pemain. Belum tahu permainan mereka, sama-sama buta karena banyak pemain baru yang dimasukkan,” tegasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar