Olahraga

Greg Nwokolo Heran Gelora Madura Sepi Suporter

Salah satu elemen suporter Madura Bersatu, Taretan Dhibi' memberikan dukungan bagi pemain Madura United FC kala menjamu Kalteng Putra di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan.

Pamekasan (beritajatim.com) – Kapten Madura United FC, Greg Nwokolo mulai mempertanyakan fenomena sepinya tingkat kehadiran suporter Madura Bersatu di tribun Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan.

Hal tersebut ia curahkan pasca timnya sukses mengalahkan Kalteng Putra dengan skor tipis 2-1 pada laga pamungkas putaran pertama Liga 1 2019 di Gelora Madura, Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Minggu (1/9/2019) malam.

Terlebih pada laga semalam, kemenangan dramatis Laskar Sape Kerrab hanya disaksikan sebanyak 621 pasang mata di tribun. Bahkan kondisi tersebut justru berkurang dibandingkan saat mereka menjamu Semen Padang, dengan total kehadiran suporter yang mencapai angka 700an lebih.

“Itu (kondisi suporter) bagaimana kok hanya 600, pertandingan melawan Semen Padang kemarin juga 700 dan sekarang turun (dari angka sebelumnya),” curhat Greg Nwokolo, saat mencurahkan isi hatinya di hadapan awak media di kompleks Gelora Madura.

Meskipun puas dengan kemenangan timnya dengan skor tipis, pemain bernomor punggung 11 menilai sangat perlu menyampaikan isi hatinya. Terlebih fenomena tersebut justru sangat merugikan timnya secara keseluruhan. “Fenomena ini tentunya negatif dan berpengaruh pada motivasi tim, baik secara teknis maupun non teknis,” ungkapnya.

“Dari segi teknis, penurunan jumlah kehadiran suporter jelas berpengaruh pada motivasi pemain di lapangan. Bahkan juga bisa berpengaruh pada problem non teknis, termasuk pada kerugian finansial yang harus ditanggung panpel,” jelasnya.

Tidak kalah penting, kondisi tersebut tentunya juga mengakibatkan pada minimnya motivasi pemain untuk menambah gairah bertanding. “Kehadiran suporter sangat penting bagi kami, karena jika terus seperti ini kami akan merasa bermain di away (tandang) sekalipun dengan home (kandang),” tegasnya.

“Mungkin suporter bisa mendukung kami dari (tayangan televisi) rumah, tapi kalau bisa datang langsung ke stadion dan tentunya akan menjadi tambahan motivasi yang baik bagi seluruh pemain di lapangan,” pungkas pemain yang akrab disapa Papa Greg.

Seperti diketahui, suporter Madura Bersatu terdiri dari empat elemen suporter berbeda. Masing-masing K-Conk Mania, Peccot Mania, Taretan Chibi’ dan Trunojoyo Mania. Namun kondisi padatnya tribun tidak kembali terlihat usai Madura United menjamu Arema FC. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar