Iklan Banner Sukun
Olahraga

Gol Menit Terakhir Sang Kapten Bawa Jember Juara Porprov Jatim 2022

Jember menjadi juara sepak bola Porprov Jatim VII di Stadion Semeru, Lumajang, Sabtu (2/7/2022) malam.

Jember (beritajatim.com) – Sekitar 10 ribu penonton di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bertempik sorak, Sabtu (2/7/2022) malam, saat bola tendangan Richard Arbed Anderson meluncur masuk ke gawang Kabupaten Pasuruan.

Gol yang terjadi pada menit 90+2 itu membawa Kabupaten Jember menjadi juara cabang olahraga sepak bola pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII. Ini gelar pertama bagi tim sepak bola Kabupaten Jember setelah bertahun-tahun mengikuti porprov.

“Saya sangat terharu. Saya tidak bisa ngomong. Yang penting anak-anak bekerja dengan baik di partai puncak iini,” kata M. Rofiq, pelatih Kabupaten Jember, usai pertandingan.

Pertandingan itu benar-benar menjadi final ideal. Sejak menit awal Jember dan Kabupaten Pasuruan memainkan tempo tinggi. Namun absennya Muhammad Hifni, gelandang bertahan yang dijuluki ‘Kante’ oleh penonton, membuat lini pertahanan Jember jatuh-bangun menahan gempuran pemain-pemain Pasuruan.

Para pemain Pasuruan tidak memberikan kesempatan Jember mengembangkan permainan. Menit-menit awal, pola permainan dari kaki ke kaki pemain Jember tidak bisa berjalan. Berkali-kali aliran bola dipangkas oleh pemain Pasuruan. Alhadil Jember terpaksa harus bertahan dan menyisakan Abdul Aziz di depan untuk melakukan serangan balik.

Kapten Jember, Richard, bekerja ekstra keras untuk menghadapi barisan tengah Pasuruan yang dikomandani Ceppy Akhmad Pribadi. Ahmad Dedi yang diturunkan untuk menggantikan peran Hifni bermain kurang maksimal. Berkali-kali lini tengah Jember kalah berduel melawan tiga gelandang Pasuruan sangat agresif dan memiliki determinasi tinggi.

Duet gelandang Ceppy dan Nofi Atmaja Indra Pamungkas menjadi kunci permainan Pasuruan selama porprov. Sebelum partai puncak menghadapi Jember, Ceppy dan Nofi masing-masing sudah mengemas satu dan dua gol. Kinerja gelandang Pasuruan mempermudah serangan dari sisi kiri. Pencetak gol terbanyak Pasuruan selama porprov, Ali Mashori, berkali-kali membuat lini pertahanan Jember kelabakan.

Lima menit awal, Pasuruan sudah berhasil melepaskan satu tembakan meleset dan satu tembakan tepat sasaran ke gawang Rahmad Taufiq Hidayat. Jember mulai bisa mengembangkan permainan setelah 15 menit. Setidaknya ada dua tendangan meleset dilesakkan ke gawang Pasuruan yang dijaga Akhmad Yanuar Ibadi Ali Yakhfi.

Namun Jember masih kebingungan membongkar pertahanan Pasuruan. Bola dari kaki ke kaki sering diinterserp pemain Pasuruan. Serangan Jember juga sering kandas karena salah oper. Memainkan bola lambung juga tak akurat, karena bisa dibaca oleh pemain-pemain Pasuruan.

Menyadari dominasi lini tengah Pasuruan, Rofiq memasukkan Putra Akbar Ramadhan Karsan pada menit 23 menggantikan Dedi. Namun kecepatan pergerakan pemain-pemain Pasuruan tak urung membuat anak-anak Jember harus melakukan sejumlah pelanggaran berbuah tiga kartu kuning pada 32 menit awal.

Situasi mulai berubah setelah pertandingan terpaksa dihentikan pada menit 34, karena penonton meluber hingga sisi timur lapangan. Wasit Yoga Very dari Banyuwangi terpaksa menghentikan pertandingan selama kurang lebih 45 menit untuk memberikan kesempatan panitia pelaksana membersihkan sisi timur lapangan dari penonton.

Setelah pertandingan dimulai kembali, Jember menemukan ritme permainan. “Memang ada pengaruh, karena kami sedang bermain dengan tempo tinggi lalu terhenti, akhirnya permainan drop,” kata Subangkit, pelatih Kabupaten Pasuruan.

Pertandingan berjalan lebih berimbang pada babak kedua. Dua tim saling jual-beli serangan. Rahmad Taufiq menjadi salah satu bintang yang bersinar malam itu karena berkali-kali menggagalkan peluang pemain-pemain Pasuruan.

Menit 90, saat sebagian besar penonton sudah mengira bakal pulang lebih larut malam karena bakal terjadi perpanjangan waktu, terjadi kejutan. Dibutuhkan kerjasama empat pemain di sisi kanan pertananan Pasuruan untuk membuahkan gol kemenangan.

Berawal dari lemparan ke dalam yang dilakukan Indra Lesmana, bola diteruskan cepat ke Abdul Aziz oleh Richard Arbed. Aziz menari-nari melakukan gocekan dan memperdayai barisan pertahanan Pasuruan dan mengirimkan bola pendek kembali ke Richard.

Satu sentuhan, bola dioperkan ke Robby Afil yang memberikan bola dengan operan tumit kembali ke Richard yang sudah bergerak maju. Bola tembakan Richard gagal dihadang Akhmad Yanuar, dan selanjutnya adalah sejarah.

Jember mencatatkan diri dalam catatan sejarah juara sepak bola Porprov Jatim, sejajar dengan Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Tuban. [wir/but]

Jember Road to Champions
Penyisihan Grup C:
1-1 vs Kota Malang (pencetak gol: Indra Lesmana Suteja, 37)
Catatan: Jember diputuskan menang 3-0, karena Kota Malang menurunkan pemain tak sah.
1-0 vs Kabupaten Pasuruan (pencetak gol: Bagas Prasetyo Wicaksono 27)
2-0 vs Kabupaten Jombang (pencetak gol: Abdul Azis 19, Richard Arbed Anderson 43)

Perempat Final
1-0 vs Kota Pasuruan (pencetak gol: Muhammad Hifni, 3)

Semifinal
2-0 vs Kabupaten Malang (Richard Arbed Anderson 6 pen, Robby Afil Ahmad 27).

Final:
1-0 vs Kabupaten pasuruan (Richard Arbed Anderson, menit 90+2)


Apa Reaksi Anda?

Komentar