Iklan Banner Sukun
Olahraga

Gagal Menang Lawan Persija, Begini Komentar Pelatih Persela

Pelatih Persela Lamongan Jafri, didampingi pemainnya Gian Zola, dalam post match press conference, Sabtu (15/1/2022) malam.

Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan gagal meraih kemenangan saat menjamu lawannya Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2021-2022, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (15/1/2022) malam ini.

Kedua tim harus rela mengakhiri laga dengan skor 1-1. Beruntung, tim Macan Kemayoran terhindar dari kekalahan lantaran tertinggal terlebih dahulu dari Persela melalui tendangan first time Malik Risaldi yang gagal diantisipasi oleh Andritany, di menit ke-59.

Wajah Persija diselamatkan oleh gol sundulan Marco Simic yang berhasil memanfaatkan bola kiriman Riko Simanjutak dari sepak pojok di penghujung laga, tepatnya di menit ke-80.

Selama pertandingan berlangsung, kedua tim saling jual beli serangan dan menggempur lini pertahanan lawannya. Namun hingga laga bubar, skor imbang 1-1 tak berubah.

Usai pertandingan, Pelatih Persela Lamongan Jafri Sastra mengungkapkan, bahwa anak asuhnya sudah bermain maksimal selama 90 menit. Namun di penghujung laga, Jafri menyebut, para pemainnya lagi-lagi kehilangan fokus dan kecolongan gol.

“Saya sampaikan, sebenarnya 90 menit berjalan anak-anak sudah bermain baik, artinya bisa membuat gol saat itu. Tapi rasanya kami kehilangan konsentrasi dan fokus, sehingga kami kebobolan di menit 80 ke atas,” ungkap Jafri saat konferensi pers, Sabtu (15/1/2022).

Lebih lanjut saat ditanya mengenai kondisi Jose Wilkson, Jafri mengatakan, jika pemain yang sebelumnya bermain untuk Persebaya Surabaya ini telah tampil cukup baik meski tak mampu membuahkan gol.

“Untuk Wilkson sendiri, tentu kami berharap, untuk kami benahi lagi dan lebihin lagi agar Wilkson bisa membuat gol di pertandingan berikutnya,” ujar pelatih kelahiran 1965 tersebut.

Tak hanya Wilkson, Jafri juga memberikan penilaian terhadap striker anyarnya Selwan Aljaberi. Menurut Jafri, pemain berdarah Irak-Swedia ini masih perlu beradaptasi lagi dengan tim Laskar Joko Tingkir lantaran baru sekali mengikuti latihan.

“Ya sebetulnya tidak begitu jelek. Masih butuh chemistry, kerjasama dengan tim. Aljaberi baru satu kali latihan sebenarnya dia, ketika rest kemarin dia baru datang, memang dia perlu kita benahi lagi dalam banyak hal,” terangnya.

Sekadar diketahui, hasil imbang tersebut tak membuat kedua tim beranjak dari klasemen sementara BRI Liga 1 musim 2021-2022.

Persela Lamongan masih berada di zona degradasi tepatnya di peringkat ke 16 dengan raihan 16 poin dari 20 laga yang dijalaninya, yakni 3 kali menang, 7 kali seri, dan 10 kali mengalami kekalahan. Sedangkan Persija berada di posisi 8 dengan raihan 29 poin, satu strip di atas Persita Tangerang yang berada di peringkat ke 9.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar