Olahraga

FPTI Jember Memanjat Prestasi dengan Urunan

Atlet panjat tebing Jember berlatih. [foto: istimewa]

Jember (beritajatim.com) – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupayen Jember, Jawa Timur, selamat empat tahun terakhir tidak mendapatkan dana dari pemerintah daerah. Mereka berusaha ‘memanjat’ prestasi dengan dana sendiri.

“Tidak ada support. Paling kalau ada lomba di luar kota, mungkin hanya uang saku. Dari bupati memang begitu. Tidak ada dana sama sekali,” kata Ketua Harian Federasi Panjat Tebing Indonesia Jember Nanang Supriyanto, Rabu (24/3/2021).

“Kami selama ini urunan seperti tahun 2019 kemarin saat mengikuri kejuaraan provinsi di Madura. Kami memberangkatkan 10 orang atlet urunan Rp 250 ribuan,” kata Nanang. Kendati krisis dana, atlet panjat tebing Jember berhasil meraih empat emas, dua perak, dan satu perunggu.

Saat ini, FPTI tengah mempersiapkan atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VII tahun depan. Ada 20 atlet yang saat ini tengah digembleng FPTI. Termuda berusia tujuh tahun dan tertua berusia 30 tahun. Namun untuk porprov, mereka menyiapkan 10 atlet, maksimal berusia 21 tahun.

Rencananya, FPTI Jember akan mengikutsertakan atlet di delapan kategori putra dan putri. “Satu atlet bisa ikut tiga sampai empat kategori. Tapi kalau atlet putri sulit. Kami maksimalkan empat saja,” kata Nanang.

Kendati berjaya di kejuaraan provinsi di Madura, Nanang tidak berani pasang target muluk-muluk. “Porprov 2019 kemarin kami tidak dapat medali, karena minim di atlet. Kami dijatah memberangkatkan satu atlet, tapi karena memaksa, akhirnya dapat jatah dua atlet Untuk Porprov 2022, kami akan fokus di flash boulder sama speed untuk beregu. Kita kejar. Untuk lead, kemungkinan perorangan masih agak berat,” katanya.

“Kami tidak muluk-muluk. Dengan kondisi sekarang karena, kami hanya menargetkan dua perak dan dua perunggu. Kalau emas kami belum berani. Kejurprov tak bisa jadi acuan, karena atlet yang kelasnya sudah tinggi tidak diturunkan. Kejurprov hanya pembinaan. (Persaingan) kelihatannya di Porprov,” kata Nanang. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar