Iklan Banner Sukun
Olahraga

Formasi Tiga Bek, Kembali Digunakan Di Sepakbola Modern Ini Alasannya

(Foto: Akash Rai, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Banyak pelatih klub yang belakangan ini menerapkan formasi tiga bek. Formasi ini dalam penerapannya memang memberi keuntungan tersendiri bagi klub. Namun, jika sang juru taktik kurang maksimal justru bisa jadi blunder fatal.

Untuk kesuksesan beberapa pelatih bisa dilihat dari Antonio Conte kala di Inter Milan dan Thomas Tuchel bersama Chelsea. Dalam memainkan formasi tiga bek membuat banyak publik sepakbola mulai melek terhadap penggunaan pakem tersebut.

Bahkan, dapat dikatakan jika penggunaan formasi ini sudah menjadi acuan utama oleh banyak tim seantero dunia.. Lalu mengapa formasi tiga bek ini mulai banyak diandalkan pelatih belakangan ini? Berikut ini alasannya.

Lepas dari high press lawan

Bermain dengan 3 bek bisa membuat tim mengatasi lawannya yang bermain dengan pressing tinggi. Baik itu unggul jumlah pemain maupun menyamainya. Sebab dengan tiga bek ini transformasi tak tik bisa berubah sesuai kondisi saat menyerang, bertahan, ataupun counter attack.

Menggunakan eksplosif wingback

Sepakbola modern sangat menuntut transisi cepat dan permainan menyerang. Oleh sebab itu peran wing back pun sangat krusial untuk membantu serangan di sisi width ataupun saat memulai counter attack. Kemampuan wing back yang sama baiknya saat bertahan dan menyerang, lantas dianggap sebagai wing back modern.

Berubah jadi lima bek saat posisi bertahan

Adanya tiga center back dan dua wing back akan membuat formasi bisa membentuk lima backline ketika posisi bertahan. Pakem seperti ini juga cukup efektif apabila tim bermain dengan blok pertahanan yang agak rendah.

Contoh penerapan seperti ini yang bisa diambil adalah Inter asuhan Conte. Peran penting kala itu dipegang oleh Achraf Hakimi, yang rajin dalam menyerang juga cekatan saat bertahan.

Bukan sekedar formasi bertahan

Penggunaan dua wing back justru bisa menjadi senjata tambahan ketika menyerang untuk menyokong lini depan. Formasi pun bisa berubah menyesuaikan bentuk dengan lima pemain depan dimana winger bisa mengisi koridor half space. Hal inilah yang membuat formasi tiga bek ini cukup efektif dan digemari banyak pelatih.

Setidaknya itulah alasan utama formasi tiga bek yang pernah jaya pada masanya, kembali banyak digunakan pada sepak bola modern ini. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar