Olahraga

Banjir dan Longsong Sentani

Fandry Imbiri Khawatir Keluarga di Sentani

Pamekasan (beritajatim.com) – Bek Madura United FC, Fandry Imbiri mengaku khawatir dengan kondisi keluarganya menyusul adanya musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di tanah kelahirannya, Sentani, Jayapura.

Terlebih saat ini stopper andalan skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab, masih berada di mess pemain Bangkalan, Madura. Bahkan hingga saat ini, ia hanya bisa menghubungi pihak keluarga melalui sambungan seluler.

“Kami terus berusaha mendapatkan kabar terbaru dari keluarga di Sentani, sementara rumah kami aman. Tapi keluarga masih siaga 1 dan kami terus berusaha cek kondisi terkini di Sentani,” kata Fandry Imbiri, Selasa (19/3/2019).

Tidak hanya itu, pemain berusia 27 tahun juga tidak ingin melewatkan kabar terbaru seputar kondisi terantar dari kampung halamannya. “Teman-teman waktu masih sekolah juga ada yang meninggal (menjadi korban bencana), banyak lumpur yang membuat aktivitas terhambat dan terpaksa jalan kaki,” ungkapnya.

“Untuk sementara informasi yang kami dapatkan, saat ini masih hujan dan banjir juga masih terus mengalir. Kami mohon bantuan doa untuk seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Madura,” jelasnya.

Saat terjadi bencana banjir dan longsong Sentani, yang terjadi Sabtu (16/3/2019) lalu. Stopper Madura United FC baru tiba di Bangkalan, sebab sebelumnya ia konsentrasi membela tim di turnamen Piala Presiden 2019. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar