Iklan Banner Sukun
Olahraga

Estadio Santiago Bernabeu, Markas Real Madrid yang Penuh Sejarah

(Foto: Twitter, @realmadriden)

Surabaya (beritajatim.com) – Sudah banyak yang mengenal Santiago Bernabeu sebagai salah satu stadion megah yang menjadi markas Real Madrid. Meski begitu, sejatinya Santiago Bernabeu merupakan nama yang diambil dari sosok yang sangat berjasa bagi kesuksesan Real Madrid hingga saat ini.

Bernabeu bukan pemain yang bergelimang gol atau membawa timnya ke puncak dunia semasa bermain. Lebih dari itu, ia merevolusi klub ibu kota Spanyol itu.

Pasca pensiun dari sepakbola tahun 1927, Bernabeu menempuh Ilmu Hukum saat berusia 20 tahun. Setelah lulus, ia kemudian memutuskan mengambil peran sebagai tim pelatih dan administrasi klub.

Menurut laporan FourFourTwo, pasca terpilih sebagai presiden klub di tahun 1943, Bernabeu pun membenahi sektor rekrutmen pemain dan mendatangkan pemain terbaik kala itu seperti Alfredo Di Stefano yang kelak menjadi pahlawan El Real.

Bernabeu juga yang memperbaiki beragam fasilitas klub serta mempromosikan berbagai cabang olahraga lain seperti basket, baseball, dan tenis untuk digeluti klub. Lalu di tahun 1955, Estadio Nueva Chamartin yang sebelumnya direkonstruksi, berganti nama menjadi namanya yaitu Santiago Bernabeu, sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa sang legenda.

Pasca berganti nama, kesuksesan datang beruntun hadir di Real Madrid, klub bertajuk Los Merengues sukses meraih titel Liga Champions lima kali berturut-turut pada periode 1956 hingga 1960. Termasuk saat Estadio Santiago Bernabeu menjadi saksi pembantaian tim tuan rumah atas tamunya, Elche dengan skor 11-2 pada musim 1959-60.

Meski musim itu El Real masih gagal menjadi juara La Liga, namun skor mencolok tersebut terkenang sebagai kemenangan terbesar Real Madrid di Bernabeu hingga saat ini.Di bawah kepemimpinan Bernabeu, El Real merengkuh total 16 gelar Liga Spanyol, enam Copa del Rey, satu Piala Interkontinental, dua Piala Latin, dan dua Kejuaraan Dunia Klub.

Saat pertama dibuka pada tahun 1955, Santiago Bernabeu punya kapasitas 125.000 penonton dan menjadi stadion terbesar dalam kompetisi Eropa kala itu. Stadion kebanggaan milik Real Madrid tersebut mendapat perbaikan kembali pada era 1980-an, 1990-an, dan 2000-an, sebelum akhirnya tambahan seribu bangku penonton ditetapkan Presiden Klub, Florentino Perez pada tahun 2011.

Dengan sejumlah perbaikan dan pengembangan, Estadio Santiago Bernabeu kini telah sanggup menampung 81.044 pasang mata. Didukung oleh 1.800 lux pencahayaan, Santiago Bernabeu pun menjelma telah lebih dari cukup untuk standar stadion level futuristik. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar