Iklan Banner Sukun
Olahraga

Usai Kalahkan Persipasi 2-1

Dramatis, Gresik United Lolos ke Babak 16 Besar

Gresik (beritajatim.com) – Dramatis, itulah kata yang pantas disandang oleh tim Gresik United (GU) usai mengalahkan PCB Persipasi Bekasi dengan skor 2-1. Dengan kemenangan ini, tim asal Gresik lolos sebagai runner up Grup U dan maju ke babak 16 besar.

Dua gol Gresik United dicetak oleh Chepy Akhmad Pribadi menit ke 26, dan M.Akbar Arjuansyah menit ke 79. Gol Persipasi dicetak oleh Very Donny Aryanto menit ke 36.

Jalannya pertandingan antara Gresik United kontra Persipasi berlangsung seru. Kedua tim, sama-sama membutuhkan poin penuh agar lolos sebagai runner up.

Peluang pertama, diperoleh oleh pemain Gresik United M.Irvan yang melakukan tendangan keras dari kotak tapi masih bisa diamankan kiper Persipasi.

Gresik United kembali mendapat peluang saat Syahrur Ramadhani yang melakukan umpan crossing. Sayang umpan tariknya melintas diatas mistar gawang Persipasi.

Tuan rumah Gresik United akhirnya mampu menjebol gawang Persipasi lewat Chepi Akhmad Pribadi di menit ke 26 memanfaatkan kemelut di depan gawang Persipasi. Kedudukan berubah menjadi 1-0.

Delapan menit kemudian. Tepatnya, di menit ke 36 pemain Persipasi Very Dony Aryanto menyamakan kedudukan memanfaatkan tendangan sudut. Kedudukan menjadi sama kuat 1-1 hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Gresik United masih menerapkan strategi menyerang. Beberapa pemain asuhan Khusaeri itu menciptakan peluang di pertahanan Persipasi.

Hampir sepanjang pertandingan babak kedua, Gresik United mengurung pertahanan Persipasi. Sementara tim tamu asal Bekasi itu lebih banyak mengandalkan serangan balik.

Gresik United akhirnya menambah gol keduanya. Setelah salah satu pemainnya diganjar di dekat garis pertahanan Persipasi. M.Akbar Arjuansyah akhir mampu membawa timnya lolos ke babak 16 besar setelah mampu mencetak gol keduanya sampai babak kedua berakhir.

Menanggapi kemenangan ini, asisten pelatih Gresik United Achmad Nurosadi mengatakan, meski menang timnya masih banyak evaluasi utamanya pemain lebih mudah kehilangan bola dan finishing masih perlu dibenahi.

“Di babak 16 besar kami akan melakukan evaluasi lagi mengingat tim yang lolos merupakan tim yang kuat,” katanya.

Sementara Asisten pelatih Persipasi Tiastono Taufik menuturkan, mengkritik kepemimpinan wasit yang dianggap berat sebelah.

“Keputusan wasit banyak merugikan kami dan gol kedua ke gawang kami karena pelanggaran yang diciptakan wasit,” tuturnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar