Olahraga

Imbang Lawan Kalteng Putra

Djanur Lakukan Evaluasi Secara Tim, Bukan Individu

Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman tidak menyalahkan individu pemainnya atas hasil seri melawan Kalteng Putra, Selasa (21/5/2019) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Evaluasi akan dilakukan kepada seluruh tim, bukan per individu.

“Jangan bilang si A blunder, atau si B tidak maksimal,” kata Djanur. “Kita bermain sebagai tim. Hasil seri ini mengecewakan, kita harus melakukan evaluasi untuk seluruh tim. Kita akan bangkit,” tegasnya, Kamis (23/5/2019).

Ada banyak hal yang dicatat Djanur untuk evaluasi. Mulai belakang, tengah maupun depan. “Jujur, lini depan kami kurang variasi setelah (Amido) Balde ditariak keluar karena cedera,” ungkapnya.

Ada dua pemain Persebaya yang harus ditarik keluar karena cedera. Selain Balde, juga kiper Miswar Saputra, karena benturan dengan pemain Kalteng Putra. Dia mengalami luka di pelipis yang membuatnya mendapatkan enam jahitan.

“Dua pergantian pemain karena cedera membuat opsi kami untuk mengubah strategi berkurang,” ucapnya.

Djanur juga menyayangkan terlalu seringnya pemain Kalteng Putra yang men-delay waktu dengan roboh di lapangan. “Saya rasa kita harus menjunjung fair play, yang seperti itu saya rasa berlebihan. Dan semua orang tahu kalau itu berlebihan,” ucapnya. [way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar