Olahraga

Ditanya Minimnya Dana KONI Jatim Untuk PON Papua, Emil Dardak Hanya Tersenyum Lalu Pergi

Surabaya (beritajatim.com) – Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur hanya tersenyum dan ngacir ketika ditanya akan minimnya anggaran KONI Jawa Timur untuk PON XX Papua, Oktober mendatang.

Karena faktanya Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur (Jatim) hanya mendapat anggaran sebesar Rp218 miliar dari Pemprov Jatim guna mendukung kontingen berlaga di Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX 2020 di Papua dari pengajuan diawal sebesar Rp 400 miliar.

Anggaran tersebut jauh lebih kecil dibanding dukungan anggaran provinsi lain seperti KONI DKI Jakarta yang mendapat Rp410 miliar. Sedangkan KONI Jawa Barat mendapat dukungan Rp256 miliar dari Pemprov Jawa Barat.

Ditemui di salah satu hotel di kawasan Surabaya Barat, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak memilih bungkam saat ditanya terkait minimnya anggaran KONI Jatim untuk PON XX Papua. Usai dicegat dan mendengarkan dengan seksama pertanyaan awak media, Emil tidak mau memberikan jawaban. “Sudah ya,” tersenyum lalu pergi.

Mantan orang nomor satu di Trenggalek ini justru langsung bergegas meninggalkan awak media sembari melempar senyum. Peristiwa ini berlangsung usai Emil menghadiri acara kompetisi kewirausahaan di salah satu hotel di Surabaya barat, Sabtu (4/9/2021).

Sebelumnya Ketua KONI Jatim, Erlangga Satriagung mengatakan, dengan anggaran yang sangat minim ini, pihaknya terpaksa mengubah skema anggaran yang sudah dirancang sebelumnya. Misalnya, meniadakan tes prestasi setiap cabang olahraga yang dijadwalkan dilakukan tiga kali sebelum berangkat ke Papua.

Selanjutnya, mengurangi anggaran nutrisi atlet yang harusnya sudah mulai berjalan H-7 jelang pertandingan akan diberikan hanya selama masa pertandingan saja. Belum lagi terkait tambahan penginapan yang disediakan KONI Jatim untuk mengantisipasi kekurangan yang ada di Papua nanti dan hal-hal pendukung lainnya yang juga harus dilunasi. “Kami akan berpikir lagi apa yang harus dilakukan untuk memotivasi atlet,” katanya.

Erlangga mengaku kelimpungan mendapat kabar turunnya dana yang di luar harapan tersebut. Pasalnya tim sport science bersama dengan pelatih sudah merancang persiapan begitu matang. Meski begitu, dia tak ingin mengeluh dan akan memaksimalkan anggaran yang ada dan tetap membawa Jatim berprestasi di ajang empat tahunan tersebut. “Kita harus memahami situasi anggaran kita karena pandemi COVID-19, pemerintah juga harus fokus menangani itu,” tutupnya. [way/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar