Olahraga

Ditahan Imbang, Milo: PSIS Total Bertahan

Pelatih Arema FC Milomir Seslija usai laga.

Malang(beritajatim.com) – Arema FC harus puas berbagai angka dengan PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, (31/8/2019).

Arema FC ditahan imbang 1-1 oleh PSIS dalam laga ini.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija mengatakan bahwa timnya gagal mengunci kemenangan meski mendominasi jalannya pertandingan.

Selain itu, dia menyebut timnya mempunyai banyak peluang gol. Namun, selalu sulit menembus gawang karena PSIS menerapkan total bertahan.

“PSIS bermain bagus, pertandingan ini seperti pertaruhan hidup akhir PSIS. Di pertandingan sebelumnya mereka tidak seperti ini. Di malam ini mereka bermain dengan pertahanan yang cukup bagus,” ujar Milo.

Bahkan pelatih asal Bosnia ini menganggap hasil pertandingan melawan PSIS sebagai sebuah hal yang tak adil.

Sebab, Arema FC selama 90 menit penuh nyaris mengurung pertahanan PSIS. Sang lawan sendiri bahkan hanya memiliki satu peluang emas dimana mampu dimanfaatkan menjadi gol.

“Sepak bola itu kejam, bermain menekan dan bagus 90 menit. Lawan jarang menyerang punya satu peluang tapi bisa menjadi gol,” ucap Milo.

Sebenarnya dalam laga ini, Arema FC diuntungkan karena PSIS harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke 62. Pemain PSIS Riyan Ardiansyah diganjar kartu kuning kedua setelah melakukan tekel keras terhadap Dendi Santoso.

“Memang PSIS bermain 10 pemain tapi mereka sejak awal bermain dengan 10 pemain di lini belakang. Dan Arema mendominasi 90 menit seharusnya menang, sepak bola begitu kejam PSIS punya 1 peluabg tapi langsung gol,” tandasnya. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar