Olahraga

Direktur PDAM Jadi Manajer Persid Jember

Adi Setiawan, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Pandhalungan Jember, Jawa Timur,

Jember (beritajatim.com) – Adi Setiawan, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Pandhalungan Jember, Jawa Timur, diangkat Yayasan Persid Jember menjadi manajer tim sepak bola tersebut untuk mengarungi kompetisi Liga 3 tahun ini.

Adi Setiawan ditawari menjadi manajer pada Maret 2020 saat rapat koordinasi dengan sejumlah pemangku kebijakan pemerintahan membicarakan ambruknya jembatan Jompo. Di sela-sela rapat, Bupati Faida mengatakan, Persid tengah mencari manajer tim.

Adi pun bersedia setelah Bupati Faida menunjuknya langsung. “Saya bilang kepada pengurus yayasan. Urusan manajer adalah urusan manajerial. Tidak perlu open biding. Cari orang yang sudah berpengalaman, tahu sepak bola, dan hobi sepak bola,” kata pria asal Grobogan, Jawa Tengah, ini.

Sepak bola bukan hal asing bagi Adi. Dia pernah menjadi manajer Persipur Purwodadi pada 2013-2014. Dengan pengalaman itu, ia ingin membawa Persid berjaya. Adi siap membawa Persid mengikuti Liga 3.

“Insya Allah saya siap dengan penunjukan dari bupati. Kita jangan berharap cari hidup di sepak bola, tapi kita harus menghidupi sepak bola. Karena dalam sepak bola variabelnya banyak. Tak hanya di dalam lapangan, tapi variabel luar lapangan, termasuk suporter dan dukungan lain, cukup signifikan,” kata Adi.

Adi sepakat jika Yayasan Persid Jember melakukan persiapan lebih dini agar tak tertinggal dengan klub-klub lain. “Kalau terlambat, yang dirugikan adalah masyarakat Jember,” katanya.

Adi meminta suporter dan klub bergandeng tangan. “Keberhasilan Persid juga tergantung dukungan suporter. Saya sampaikan kepada Ibu Bupati, manajer dan pengurus tak hanya bisa mengandalkan anggaran pemerintah. Kalau sekadar mengandalkan anggaran pemerintah, maka sepak bola tidak akan maju. Naik kasta takut, karena kalau naik kasta Liga 2 sudah tidak mendapat anggaran pemerintah,” katanya.

“Jika memang niat kita ingin menjadikan Persid kebanggaan masyarakat Jember, ya harus betul-betul profesional. Itu harapan Ibu Bupati juga. Sinergi manajemen, yayasan, suporter, dan masyarakat itu yang dinantikan,” kata Adi. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar