Olahraga

Dicoret Timnas U-19 Karena Video Dugem Viral, Bustomi: Pelajaran Buat Pemain

Malang(beritajatim.com) – Pecinta sepak bola tanah air dalam beberapa hari terakhir dikagetkan oleh postingan sejumlah akun di instagram. Postingan itu memuat dua pemain Timnas Indonesia U-19 Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian sedang asik dugem bersama wanita.

Akibatnya, Serdy dan Yudha dicoret oleh Pelatih Timnas Shin Tae Yong. Mereka berdua dipulangkan dari pemusatan latihan Timnas. Kedua pemain itu dikembalikan ke klub dengan alasan indisipliner. “Saya tidak mau bilang itu nakal ya. Saya pernah muda, ke ingintahuan juga sangat besar. Tapi jika sudah di Timnas kan berarti sudah pilihan, tidak gampang juga masuknya. Ini pelajaran buat semuanya, terutama yang di Timnas sekarang,” kata mantan bintang Timnas Indonesia, Ahmad Bustomi.

Ahmad Bustomi mengatakan, menjalani pemusatan latihan bersama Timnas ibarat puasa. Meski berat harus dilakoni karena mereka berjuang demi negara. Menurutnya, tim pelatih tentu mengatur program latihan secara berjenjang. Sehingga tidak mungkin para pemain terus digembleng dengan pola latihan tinggi.

“Karena di Timnas itu tidak lama, paling persiapan satu sampai dua bulan, masa tidak bisa puasa sementara dari senang-senang. dan saya rasa memang manusia butuh senang, tapi menurut saya ya ada waktunya. Tim pelatih juga sudah mengatur itu, tidak mungkin melulu latihan saja,” papar Bustomi.

Mantan pemain Arema FC itu mengingatkan pada semua pemain Timnas. Bahwa penggunaan media sosial memiliki efek positif dan negatif. Pemain yang tidak siap menerima kritikan dari netizen maka mental pemain yang bersangkutan akan jatuh. Sebaliknya, jika kritik itu menjadi motivasi mereka akan bangkit dan memberikan yang terbaik demi Skuat Garuda Muda.

“Ketika kalian (pemain Timnas) menggunakan Media sosial, kalian harus tahu segala konsekuensi nya. Kalau sudah siap secara mental ya monggo. Kalau belum siap, saran saya mending tidak usah yang aneh-aneh dulu,” tandasnya. (luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar