Olahraga

Detik-detik Gusnul Yakin Diusir Wasit

Gusnul Yakin (kaos kuning) usai mendapat kartu merah saat laga Persewangi Banyuwangi Vs PSIL Lumajang di Stadion Diponegoro, Minggu (1/9/2019)

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pelatih Persewangi Banyuwangi Gusnul Yakin mendapat kartu merah dan diusir wasit saat timnya menjamu PSIL Lumajang di Stadion Diponegoro, Banyuwangi. Saat itu, dirinya terakhir kali tampak berkomunikasi dengan wasit cadangan Moch Ali Sandhy di tepi lapangan.

Entah apa yang disampaikannya. Usai komunikasi yang terlihat alot, kemudian wasit asal Kota Malang itu memanggil wasit utama saat pertandingan babak kedua terjeda karena adanya pelanggaran.

Dari percakapan antara dua pengadil pertandingan itu, wasit utama yang dipimpin oleh Muhammad Holil tiba-tiba mengambil kartu merah di sakunya. Kartu itu ditujukan kepada Gusnul.

Sontak, mantan Pelatih Arema itu diminta meninggalkan lapangan pertandingan. Saat itu, timnya sebenarnya sedang unggul lewat gol semata wayang Novan Charis di babak pertama.

Drama terjadi saat Gusnul Yakin meninggalkan gelanggang laga. Pelatih kawakan itu sempat ditarik oleh oknum polisi di pintu gerbang masuk loker room. Sempat pula terjadi perdebatan antara keduanya, namun reda setelah Gusnul masuk ke ruangan.

Usai peluit panjang pertandingan berbunyi, Persewangi menang 1-0 atas PSIL Lumajang. Saat itu pula, Gusnul Yakin muncul ke lapangan kembali. Dia kembali menanyakan keputusan wasit ke Match Commisioner. Namun, tak ada jawaban.

Lalu apa pasal sebenarnya yang terjadi sehingga dirinya harus diusir wasit? “Saya itu tidak protes, saya hanya menanyakan keputusan wasit saja, saya pikir kurang pas. Saya juga tidak mengganggu pertandingan kan, saya juga di luar. Tapi, saya ikuti saja keputusan itu. Makanya saya suruh untuk melakukan tinjau kembali keputusan itu benar apa gak,” ungkapnya.

Atas keputusan wasit tersebut, Gusnul Yakin terancam denda dan sanksi absen tak mendampingi tim selama dua kali pertandingan. Tugasnya sementara akan dijabat oleh asisten pelatih Febrian Sofyandi.

Sementara itu, Manajer Persewangi Banyuwangi Jos Rudi menilai banyak keputusan wasit yang merugikan timnya. Sehingga, pihaknya memutuskan untuk melayangakan surat aduan ke Match Commisioner mengenai kepemimpinan wasit. “Tadi Kapten Tim Trubus Gunawan kami minta untuk menulis pernyataan soal kepemimpinan wasit. Isinya, wasit yang bertugas tidak fairplay, terindikasi wasit disuap, dan terlibat mafia,” pungkasnya. (rin/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar