Iklan Banner Sukun
Olahraga

Derby Mencari Konsistensi, Arsenal Menang Meyakinkan Lawan Spurs

(Foto: Twitter, @Arsenal)

Surabaya (beritajatim.com) – Pelan tapi pasti, Arsenal naik di tangga klasemen sementara Liga Inggris 2021/2022. Mengoleksi 9 poin dari 6 laga, saat ini mereka berada di posisi ke-10. Sebelumnya, Arsenal secara mengejutkan menghuni dasar klasemen setelah memulai liga dengan tiga kekalahan beruntun di tiga laga awal Liga Inggris.

Hal sebaliknya terjadi di kubu Tottenham Hotspurs. Kekalahan mereka di laga tadi malam melawan Arsenal membuat Spurs turun ke posisi 11. Hasil pertandingan tadi malam pun memperpanjang daftar kekalahan mereka menjadi tiga kali beruntun di liga.

Hasil buruk ini sejalan dengan performa pemain bintang mereka Harry Kane. Sejak memutuskan untuk tetap bertahan di Spurs, Kane belum juga mendapatkan performa terbaik. Bahkan, di lima laga yang telah ia lakoni, Kane belum sekalipun mencatatkan asist maupun mencetak gol.

Keputusan Arteta untuk menerapkan pressing ketat di lini tengah terbukti membuat pemain Spurs kesulitan untuk mengembangkan permainan. Partei dan Xhaka bekerja cukup baik untuk memutus distribusi bola dari kaki Lucas Moura dan Hojbjerg. Bersama dengan Odegard, kedua gealdang bertahan Arsenal tersebut sering terlihat mengepung gelandang Moura dan Hojbjerg setiap kali membawa bola. Sehingga bola bisa diambil dengan lebih cepat.

Selain menerapkan taktik recovery ball cepat di lini tengah, Arteta juga memutuskan untuk lebih direct dalam melakukan serangan. Mereka tidak lagi berlama-lama membangun serangan dari lini pertahanan. Hasilnya tiga gol mampu mereka dapatkan di babak pertama.

Ketiganya, bermula dari serangan cepat dengan bola-bola direct yang lengsung menuju lini depan. Gol pertama dimulai ketika bola hasil recovery langsung diberikan ke Odegard yang berkolaborasi dengan Saka. Permainan mereka di sisi kanan mampu menciptakan ruang di depan gawang yang kemudian diisi oleh Smith Rowe.

Bola silang datar dari Saka menuju ruang kosong di depan bek Spurs, mampu disambut Simth Rowe yang berlari dari belakang kiri dan mulus menuju tiang jauh gawang Hugo Lloris. Tercipatalah gol pertama di menit 11.

Gol kedua juga tercipta dari permainan direct. Bola dari lini tengah yang diberikan Xhaka diterima oleh Aubameyang yang turun ke tengah lapangan. Auba melakukan flick dan bola menuju sisi kiri penyerangan Arsenal. Dari belakang, Smith Rowe yang sudah berlari dari tengah lapangan mengejar bola dan melakukan akselerasi memasuki kotak pinalti Spurs.

Ia kemudian melakukan backpass yang langsung ditendang oleh Aubameyang menuju tiang jauh. Bola kembali tak bisa dijangkau oleh Lloris dan Arsenal memimpin 2-0. Bukayo Saka kemudian memperbesar kemenangan di menit 36, dan Arsenal menutup babak pertama dengan skor 3-0.

Selain Simth Rowe, Aubameyang, dan Saka, peran Odegard di pertandingan kali ini tak bisa diabaikan. Berperan sebagai playmaker, Odegard benar-benar menjadi nyawa dari penyerangan Arsenal. Kemampuannya mendistribusaikan bola dari tengah ke sayap, dan memberikan umpan-umpan kunci ke Saka serta Smith Rowe, benar-benar membuat linni pertahanan Spurs kesulitan.

Di sisi lain, permianan Spurs selalu mandek di lini tengah. Praktis mereka hanya mengandalkan pergerakan Son Hyung-Min untuk menciptakan peluang. Moura memang beberapa kali cukup menyulitkan Arsenal dengan kemampuannya membawa bola dan mengirim umpan dari lini kedua. Namun, kesigapan Xhaka dan Partei membuat Moura sering kehilangan bola. [tur/bjo]


Apa Reaksi Anda?

Komentar