Olahraga

Delapan Pemain Persebaya Absen Melawan Persija Jakarta

David Da Silva bersama tiga pemain lain Persebaya Surabaya sedang latihan rutin di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (22/8/2019), jelang pertandingan melawan Persija Jakarta, Sabtu (25/8/2019).

Surabaya (beritajatim.com) – Bertanding melawan Persija Jakarta bukanlah hal yang mudah bagi Persebaya, meskipun tim Macan Kemayoran kini berada pada posisi di klasmen bawah.

Persebaya Surabaya justru mengalami krisis pemain disaat pertandingan melawan Marko Simic dkk, Sabtu (24/8/2019) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Dipastikan delapan pemain akan absen tak bisa masuk dalam starting, hal ini bukan tanya alasan. Para pemain persebaya absen lantaran pemanggilan Timnas Indonesia, akumulasi kartu, dan izin karena panggilan dinas.

Delapan pemain yang absen diantaranya Irfan Jaya, Otavio Dutra, Hansamu Yama, dan Ruben Sanadi yang di panggil timnas, sedangkan untuk akumulasi kartu ada Rahmat Irianto dan Osvaldo Haay.

Sementara Alwi Slamat izin dipanggil kesatuannya. Sedangkan Manucher Dzhalilov juga dipanggil Timnas Tajikistan.

Melihat kondisi ini, pelatih Carateker Persebaya, Bejo Sugiantoro mengaku pasrah. Karena absennya pemainnya itu juga untuk kepentingan negara.

“Mau bagaimana lagi, kondisinya memang seperti itu, kami akan mencoba memainkan pemain yang belum dapat kesempatan bermain. Tapi beruntung juga Ruben dan Manu masih bisa main lawan Persija, karena dua pemain ini akan berangkat membela negara usai pertandingan,” kata Bejo usai latihan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (22/8/2019).

Bejo sendiri sebagai pelatih menerima kondisi ini. Meski menghadapi Persija ia akan kehilangan banyak pemain penting. Namun, ia juga optimis dengan pemain yang ada mampu memberikan perlawanan pada tim Macan Kemayoran.

“Mungkin sudah takdir tuhan, menyuruh saya hendel tim dengan kondisi seperti ini, saya tidak akan lari dari tanggung jawab ini. Saya akan melewati ini dan optimis raih poin di kandang,” tambah Bejo.

Memang kehilangan delapan pemain ini menjadi sebuah pukulan bagi Persebaya. Disaat mereka lagi menunjukkan kekonsistensiannya bermain di Liga 1, malah mendapat jalan yang kurang mulus.[way/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar