Olahraga

Dejan Antonic Sayangkan Gol Al-Fath Fatier Dianulir

Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Dejan Antonic sangat menyayangkan gol Al-Fath Fathier yang dianulir karena dinilai offside kala bentrok melawan Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jum’at (8/3/2019) sore.

Pada laga bertajuk Super Big Match babak penyisihan Grup D Piala Presiden 2019, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab bermain imbang 2-2 melawan Macan Kemayoran. Padahal mereka sempat unggul 1-0 hingga 45′ menit interval pertama usai.

Bahkan mereka juga berpeluang unggul 2 gol andai gol yang dicetak pada menit 10′ tidak dianulir karena posisi Al-Fath Fathier dinilai dalam keadaan offside. “Pertandingan bagus sekali, kita bisa memberikan perlawanan sekalipun Persija di atas kami,” kata Dejan Antonic.

Hanya saja timnya gagal meraih 3 poin sempurna akibat gol yang dianulir, padahal posisi pemainnya dinilai berada dalam posisi onside. “Satu gol kita di babak pertama 100 persen tidak offside,” tegas juru taktik asal Serbia.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sangat menyayangkan dua gol balasan skuad binaan Ivan Kolev yang dicetak hanya dalam durasi beberapa menit. “Sayang menit-menit pertama babak kedua, kita kehilangan konsentrasi dan kebobolan dua gol beruntun,” jelasnya.

Namun pihaknya tetap optimistis melihat perkembangan performa Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan. “Madura mulai maju dan lebih bagus, apalagi kita baru bersama sekitar dua bulan. Tapi mereka mulai menunjukkan performa positif,” ungkapnya.

“Tidak kalah penting, saat ini kita tinggal menunggu pertandingan terakhir melawan Borneo FC. Jadi pertandingan ini (lawan Persija) sangat bagus, kedua tim sama-sama berambisi menang dan tidak mau kalah dan hasilnya draw (imbang),” pungkasnya.

Berkat hasil tersebut, Madura United gagal menyalip Persija di puncak klasemen. Keduanya sama-sama mengoleksi sebanyak 4 poin dari dua laga yang dijalani, namun Persija unggul agregat gol dari Madura United. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar