Olahraga

Butuh Adaptasi Bersama Madura United

Debut Diego Assis Belum Memuaskan

Diego Assis (tengah) saat menjalani debut bersama Madura United FC melawan Semen Padang, di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan. [Foto: Hendra Widodo/MU]

Pamekasan (beritajatim.com) – Diego Assis Figueiredo mengaku tidak puas dengan performa dirinya saat menjalani debut bersama Madura United FC saat menghadapi PS Semen Padang di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Rabu (28/8/2019) malam.

Pada laga tersebut, pemain asal Brasil tampil selama 52′ menit. Ia menggantikan Engelberd Sani yang ditarik keluar pada menit 38′, namun ia gagal menunjukkan performa terbaik, sekaligus membuat timnya hanya mampu meraih 1 poin berkat hasil imbang 1-1 di kandang sendiri.

“Tentunya kami merasa senang bisa menjalani laga pertama (debut) lagi di Indonesia (Liga 1 2019), saat ini kami berkesempatan bermain untuk Madura United, salah satu tim besar di Indonesia,” kata Diego Assis Figueiredo, Kamis (29/8/2019).

Hanya saja pada laga debutnya, pemain berusia 31 tahun tidak ditempatkan di posisi idamannya, yakni sektor playmaker. Namun ia justru ditempatkan secara bergantian di posisi Andik Vermansyah (winger) dan Slamet Nurcahyo (Playmaker).

Kondisi tersebut justru membuat dirinya sulit mengembangkan permainan maupun menunjukkan kualitas dirinya sebagai sosok gelandang serang. “Seharusnya kami bisa melakukan sesuatu yang lebih, tapi yang pasti ini pertandingan pertama,” ungkapnya.

“Kedepan kami akan segera mempelajari banyak gal disini, pada pertandingan berikutnya (melawan Kalteng Putra) kami akan berusaha maksimal dan berusaha keras secara bertahap,” tegas pemain bernomor punggung 8 dalam skuad kebanggaan suporter Madura Bersatu.

Memang pada laga Madura United vs Semen Padang, Diego Assis Figueiredo belum tampak menunjukkan kemampuan dirinya sebagai sosok pengatur ritme permainan. Seperti yang diperagakan ketika membela Persela Lamongan, beberapa tahun lalu. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar