Iklan Banner Sukun
Olahraga

Curhat Eko Yuli Usai Berjuang di Olimpiade Tokyo dan Meraih Medali

Surabaya (beritajatim.com) – Perjalanan Eko Yuli Irawan mengikuti Olimpiade Tokyo dan membawa medali Perak menjadi salah satu kenangan yang tak terlupakan. Meskipun ia kerap kali telah memeroleh medali kejuaraan, Olimpiade tetaplah terasa istimewa.

Berjuang di tengah pandemi. Hal itu yang menjadi beban dirinya ketika harus mengikuti Olimpiade Tokyo. Ia mengaku persiapan dalam latihan angkat besi dalam Olimpiade Tokyo kali ini cukup berat.

Persiapan yang dilakukan kurang bisa maksimal dengan serba dibatasi. Penerapan kesehatan dan keselamatan benar-benar harus dikendalikan dan dijaga.

“Olimpiade kali ini benar-benar beda karena saat ini tengah pandemi berbeda dengan sebelumnya dan persiapan kita kurang bisa all out gitu. Dengan penerapan kesehatan dan keselamatan masih bisa dapat medali itu luar biasa,” ungkap atlet berusia 32 tahun ini.

Perihal cuaca di Jepang saat itu tidak terlalu berdampak bagi atlet Puslatda Jawa Timur. Pasalnya saat olimpiade kondisi cuaca sama dengan Indonesia, sedang musim panas.

“Cuaca di sana sih sama kaya gini karena oliimpiade musim panas jadi ngga terlalu jauh perbedaannya panasnya 32 derajat sama kaya Indonesia,” imbuh Eko.

Diketahui Eko Yuli Irawan ini lahir di Kota Metro Lampung, 32 tahun silam. Segudang prestasi telah ditorehkan untuk Jawa Timur hingga Indonesia. Dia pernah menyabet 6 medali emas selama menjadi atlet Angkat Besi. Di antaranya Pekan Olah Raga Nasional, Sea Games, Asian Games, Kejuaraan Dunia dan Universiade. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar