Olahraga

Coach RD: Harapan Kami Ada Kepastian Soal Liga 1

Pamekasan (beritajatim.com) – Menajer Madura United FC, Rahmad Darmawan berharap adanya kepastian dari PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) soal kompetisi Liga 1 musim 2021 yang hingga saat ini belum tampak ada titik terang.

Hal tersebut disampaikan menyusul adanya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diperpanjang hingga Senin (2/8/2021) mendatang. Sekaligus menjadi masa perpanjangan kedua PPKM Darurat akibat meningkatkan angka kasus Coronavirus Disiase 2019.

Dengan kondisi tersebut, manajer yang juga menjabat sebagai pelatih tim berjuluk Laskar Sape Kerrab menagih kepastian kompetisi. Sekaligus menjaga harapan dan semangat pemain profesional yang mengais rezeki melalui olahraga cabang sepakbola nasional.

“Harapan kami segera ada kepastian soal kompetisi Liga 1, soalnya tidak ada yang tahu sampai kapan pandemi (Covid-19) ini berakhir. Apalagi PPKM terus diperpanjang dan kita juga tidak tahu akan terus diperpanjang atau yang terakhir,” kata Rahmad Darmawan, Jum’at (30/7/2021).

Pihaknya menyampaikan kepastian kompetisi domistik tentunya sangat berpengaruh terhadap berbagai program klub, termasuk schedule memulai latihan bersama guna mematangkan taktik dan strategi menghadapi ketatnya jadwal kompetisi.

“Dari itu kami mengimbau kepada seluruh pemain agar tdak mengendorkan program latihan mandiri, walaupun PPKM ini kembali diperpanjang hingga beberapa hari kedepan. Kami minta pemain tidak patah semangat dan terus menjaga kondisi fisik,” ungkapnya.

Sebelumnya Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim juga menyampaikan hal serupa seputar nasib kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air. Terlebih penundaan kompetisi juga dikeluarkan tanpa ada kepastian jadwal kick off.

“Memang seharusnya kompetisi ini tetap jalan, seperti halnya kampanye pemerintah ‘Yuk Kita Vaksin’. Kami selalu bermimpi dan berharap kompetisi kembal berputar, seperti warung kan ada jadwal kapan buka dan kapan tutup, cek kue atau segala macam. Jadi bukan dalam artian harus stop, apalagi saat ini kita tidak lock down,” ungkapnya.

Tidak kalah penting, elemen suporter juga menyatakan komitmen untuk tetap mematuhi regulasi dengan tetap tidak datang ke stadion dan mendukung dari rumah. Seperti yang dilakukan pada turnamen  pra musim Piala Menpora RI 2021 beberapa waktu lalu.

“Bahkan suporter juga sudah membuat komitmen bersama untuk tidak hadir ke stadion, sekalipun tidak tertulis mereka juga komitmen meyakinkan klub untuk terus menunggu dan menonton di rumah,” pungkas pria yang akrab disapa Habib Zia.

Seperti diketahui, penundaan kompetisi Liga 1 dan 2 musim ini dilakukan akibat meningkatnya angka kasus Covid-19 di Wilayah Pulau Jawa, di mana di wilayah tersebut juga direncanakan dijadikan sebagai arena pertandingan di tengah pandemi yang terjadi sejak 2019 lalu.

Termasuk pelaksanaan turnamen pra musim bertajuk Piala Menpora RI 2021, yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 terbilang sukses dan lancar. Apalagi seluruh tim juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar