Olahraga

Bursa Calon Ketua KONI Surabaya, Sepi Peminat

Surabaya (beritajatim.com) – Sepi peminat, KONI Kota Surabaya menawarkan siapa saja yang mau mendaftar menjadi ketua. KONI Surabaya akan menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) untuk pemilihan Ketua Umum masa bakti 2021-2025 di Graha Sawunggaling Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Sabtu (18/9/2021).

Sayangnya sehari menjelang pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Surabaya ditutup Selasa (14/9/2021) belum ada yang mendaftar. Termasuk ketua umum lama Hoslih Abdullah.

“Sampai sekarang belum ada tokoh olahraga yang resmi mendaftar ke panitia. Jadi, memang sepi peminat,” kata Ketua Panitia Pelaksana Musorkot, Arief Sosiawan kepada wartawan.

Menurut ketua panitia, ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh tokoh olahraga jika ingin maju sebagai calon ketua umum. Salah satunya, dukungan dari Pengurus Kota (Pengkot) Cabang Olahraga (Cabor).

Total ada 51 Pengkot Cabor yang akan mengikuti Musorkot. Namun, pengkot yang punya hak suara hanya 45. Enam pengkot lainnya hanya sebagai peninjau.

Sesuai AD/ART KONI Surabaya, bagi pengkot cabor yang masa baktinya telah habis melebihi 6 bulan dan belum juga melaksanakan Muskot, maka tidak bisa mengikuti kegiatan Musorkot.

“Aturannya seperti itu. Cabor yang masa kepengurusan telah habis melebihi 6 bulan, namun belum juga melaksanakan Muskot, tidak punya hak suara di musorkot,” ungkapnya.

Selain 45 pengkot cabor, masih ada satu hak suara lagi yang diperebutkan. Satu suara itu dari pengurus KONI Surabaya. “Jadi, total ada 46 suara yang diperebutkan,” tegas mantan Humas KONI Jatim ini.

Dipilihnya Graha Sawunggaling sebagai tempat pelaksanaan Musorkot, karena berada di tengah kota dan mudah dijangkau. Selain itu, gedungnya merupakan bagian dari Pemkot Surabaya.

“Graha Sawunggaling yang akan dijadikan tempat Musorkot sehari itu telah diassessment oleh Satgas Covid-19. Pelaksanaannya juga sesuai dengan protokol kesehatan,” papar pria yang akrab disapa Wawan ini. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar