Olahraga

Bupati Jember: Kalau Seleksi Pemain Timnas Main-Main, Bubar Saja

Bupati Hendy Siswanto (baju merah) [FOTO: Oryza A. Wirawan]

Jember (beritajatim.com) – Seleksi calon pemain tim nasional U16 dan U19 yang digelar Asosiasi PSSI Kabupaten Jember, Jawa Timur, di Stadion Notohadinegoro, Sabtu (6/3/2021), harus dilakukan secara serius dan tanpa kongkalikong.

Bupati Hendy Siswanto ingin seleksi itu digelar dengan benar. “Jangan menyeleksi main-main. Karena ini saudara, tretan dibik e kalak, tretan se laen tak olle (karena suadara sendiri lalu diloloskan, saudara yang lain tidak diloloskan, red). Saya hanya minta sebenar-benarnya. Kalau seleksinya main-main, tidak usah ada seleksi. Bubar saja sudah,” katanya, saat memberikan sambutan.

Sebanyak 198 orang mengikuti seleksi U16 dan 182 orang mengikuti seleksi U19. Tim penilai untuk U16 terdiri atas Ugas Tri Iriantono, Ahmad Soleh, dan M. Ansori. Sementara pemain U19 dinilai oleh Sugeng Sudibyo, Abdul Rahman, dan Zainul Arifin. Hadir juga sebagai direktur teknik adalah Fahmi Mairuddin dan M. Rofiq dalam seleksi itu.

“Saya ingin Jember ini baik, ikuti aturan. Pemerintah Kabupaten Jember akan memperhatikan Anda. Bukan hanya main bola, setelah dapat prestasi dibiarkan saja. Tidak. Kami akan perhatikan bagaimana kehidupan Anda selanjutnya. Itu akan jadi komitmen Pemerintah Kabupaten Jember sekarang dan nanti,” kata Hendy.

Hendy berharap sepak bola Jember bangkit kembali. “Mari kita bangkitkan olahraga Jember. Jangan lihat yang kemarin. Yang kemarin biarlah berlalu. Tidak ada kegiatan apa-apa. Namun sekarang saatnya Jember harus melakukan kegiatan apapun olahraga itu,” katanya.

Bupati Hendy Siswanto meminta kepada seluruh peserta seleksi pemain tim nasional Indonesia U16 dan U19 untuk serius. Ia ingin olahraga di Kabupaten Jember, Jawa Timur, khususnya sepak bola, bangkit dan berprestasi.

“Saya sangat berharap, Anda jangan bermain-main dalam mengikuti seleksi ini. Kenapa? Ini kesempatan utama untuk kalian. Anda mempunyai kesempatan hebat, dipilih hari ini untuk mengharumkan nama Jember,” kata Hendy.

Hendy berpesan dua hal yang harus diraih tahun ini. “Pertama, tercapainya target seleksi ini untuk menghasilkan atlet-atlet terbaik di Kabupaten Jember. Kedua, harus mendapatkan prestasi dan kemenangan di Kabupaten Jember. Jangan hanya main gaya-gayaan. Sekarang sudah tidak perlu lagi gaya-gayaan. Prestasi yang diperlukan,” katanya.

“Haji Hendy datang ke sini bukan mau memuji-muji Sampeyan semua. Saya akan memuji Sampeyan kalau Anda mempunyai prestasi dan kualitas yang bagus untuk membawa Jember ini makmur dan membawa Jember harum di seluruh negeri yang kita cintai,” kata Hendy.

Pemkab Jember tidak akan diam. “Saya akan ikuti kalian semua dan ikuti organisasi ini dengan serius. Dan saya harapkan adik-adikku sekalian serius mulai sekarang. Kondisi saat ini beda dengan kondisi dulu, satu dua tahun lalu. Kalian semua dulu tidak perlu memakai masker. Sekarang harus pakai masker. Kenapa? Makhluk yang namanya Covid-19 ada di mana-mana. Kalian harus sehat,” kata Hendy.

“Kalau Anda semua sehat, bisa ikut seleksi. Kalau tidak sehat, tidur di rumah atau di rumah sakit. Untuk itu, ikuti aturan pemerintah: pakai masker. Olahraga wajib jalan. Jangan sampai ada Covid-19, olahraganya tidak jalan. Itu tidak boleh di sini. Kita harus tetap jaga kesehatan, jaga jarak, bermain yang bagus, jangan berkumpul, jangan bergerombol. Jaga jarak selalu,” kata Hendy. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk